Pahami Profesi Advokat

312

SEMARANG – Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Semarang Theodorus Yosep Parera meluncurkan buku berjudul Advokat dan Penegakan Hukum. Buku dengan 142 halaman tersebut berisi mengenai profesi advokat.

Menurut Yosep, profesi advokat harus bertindak berdasarkan keluhuran kemuliaan dan kehormatan. Luhur adalah dengan niatan yang baik dan tulus, yaitu mendampingi seorang klien dalam mendapatkan keadilan. ”Melihat peran penegakan hukum itu sangat ditentukan oleh peran yang sangat luar biasa oleh advokat. Oleh karena itu buku ini saya tulis untuk menjadi landasan setiap advokat agar memahami sebenarnya profesi yang sedang ia jalani,” ungkapnya saat peluncuran buku di Hotel Patrajasa, kemarin.

Seorang advokat harus bisa menjadi pusat keteladanan bagi seluruh profesi lain atau bagi seluruh penegak hukum di Indonesia. ”Oleh karena itu, apabila hal ini tercapai, maka seorang advokat baru akan bisa disebut terhormat,” katanya.

Dia menambahkan,  advokat juga diwajibkan memberikan koreksi kepada penegak hukum lain yang melakukan kesalahan. Advokat tidak boleh berkompromi dengan penegak hukum lain yang melakukan kesalahan. ”Jangan ngomong kita sama-sama penegak hukum, supaya perkerjaan saya bisa lancar. Kita harus menegur. Inilah yang mendorong saya untuk menulis buku ini,” terangnya. (mha/zal/ce1)