Ngantuk, Tronton Tercebur Sungai

416

KENDAL—Lantaran pengemudi mengantuk, sebuah truk tronton menabrak pagar jembatan. Akibatnya pagar roboh dan truk bernopol B 9625 BYT yang dikemudikan Handi Susianto, 34, itu tercebur ke sungai di Jalur Pantura, Cepiring.

Kejadian itu bermula ketika hendak mengantarkan barang berupa asbes ke Bandung. Menurut Susianto, barang tersebut ia ambil dari Kota Salatiga. Saat sampai di lokasi, ia mengaku sangat mengantuk. “Melaju stabil, kecepatan sekitar 25-30 kilometer per jam. Tapi saat menabrak, kondisi jalan sepi tanpa direm. Sebab kondisi saya ngantuk berat. Jadi saat menabrak, kaget dan bangun-bangun sudah terendam dalam air,” ujar warga Purworejo ini.

Akibat tabrakannya tersebut, pagar jembatan berikut pembatas jalan roboh. Begitupun dengan truk yang dikemudikannya, rusak parah bagian kabin maupun mesin truk.

Salah seorang saksi, Ahmad Jazuli, 43, mengatakan hal yang sama. Ia mengakui saat menbarak jembatan, memang sopir tidak mengerem kendarannya. Sehingga wajar, jika truk sampai tercebur ke sungai. “Jadi dari timur melaju lurus terus, padahal kondisi jalan kan berbelok,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Bagio Sulistiono, 52. Ia mengaku terkejut melihat laju truk yang berjalan menabrak jembatan. “Terdengar suara keras sekali seperti ledakan. Sehingga warga di sektiar jalan langsung keluar melihatnya. Ternyata, truk masuk sungai,” tandasnya.

Ia bersama warga lain, langsung menghampiri truk karena takut terjadi apa-apa dengan sopir dan kernetnya. Saat dekati, sopir ia kira pingsan atau meninggal. “Saya gedor-gedor dan buka pintu mobil, ternyata sopir masih tidur. Bangun-bangun sopir malah kaget truknya sudah masuk ke sungai,” akunya. (bud/ida)