KRAPYAK – Seorang terdakwa harus diasingkan sesaat sebelum menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (5/1). Sebab, petugas mendapati dua botol ukuran 600 ml berisi minuman keras jenis ciu di sel tahanan sementara PN Semarang, yang dihuni Karyono, terdakwa kasus narkoba.

”Yang ngasih sudah lari. Kemungkinan keluarganya. Setelah ini akan ada pemeriksaan,” ujar Aiptu Rahmat H, ketua tim kepolisian yang berjaga di sel tahanan PN Semarang.

Diduga dua botol minuman keras ini dimasukkan ke sel tahanan saat keadaan sedang ramai pengunjung. Biasanya makanan dan minuman yang masuk akan diperiksa petugas terlebih dahulu.

Oleh petugas, Karyanto langsung diasingkan dengan cara diborgol agar tidak bisa ke mana-mana hingga sidang usai. ”Ini juga biar ada efek jera,” lanjut Rahmat.

Dari kejadian ini, penjagaan akan dilakukan lebih ketat agar tidak semua barang bisa masuk ke dalam sel tahanan.

Ya, kami akan lebih waspada, lebih teliti lagi. Karena hari ini memang kondisinya ramai sekali, jadi kemungkinan tadi diberikan lewat pojok,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, aksi serupa pernah dilakukan warga Kenconowungu, Semarang Barat bernama Riyanto. Ia mencoba menyelundupkan minuman keras (miras) jenis congyang ke sel tahanan PN Semarang, Selasa (27/9/2016). Riyanto merupakan seorang pengunjung di PN Semarang. Ia datang ke PN Semarang sekitar pukul 13.00. Ia kemudian mendatangi sel tahanan dan hendak memberikan minuman yang dibungkus plastik hitam pada seorang tahanan bernama Rofik.  Namun aksi Riyanto berhasil digagalkan oleh pengawal tahanan dari Polrestabes Semarang, Briptu Made Ari Wijaya.

Aksi percobaan penyelundupan di sel tahanan PN Semarang tidak hanya kali itu saja. Sebelumnya, pada 21 Agustus 2013, juga terjadi aksi percobaan penyundupan pil koplo. Pelakunya, Muhammad Amir, 20, yang kedapatan membawa 75 butir pil. Aksinya tepergok petugas pengawalan Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Semarang yang mengetahui Amir membawa pil koplo usai menjalani persidangan. Pil tersebut diperolehnya dari temannya saat menjenguk di PN.

Pada Senin (31/10/2016), aksi percobaan penyeludupan barang terlarang juga dilakukan seorang pengunjung PN Semarang.  Pria yang belum diketahui identitasnya itu berusaha menyelundupkan sabu yang disembunyikan ke dalam nasi bungkus. Namun upaya penyelundupan berhasil digagalkan oleh petugas. Sayang pelaku berhasil kabur.  (sga/zal/ce1)