33 C
Semarang
Kamis, 4 Juni 2020

Mirna Berencana Lelang Dua Jabatan

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

KENDAL—Bupati Kendal, Mirna Annisa berencana akan melelang dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum terisi dalam pelantikan jabatan pada Selasa (3/1) lalu. Dua jabatan tersebut yakni adalah Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum.

Mirna membeberkan, belum diisinya jabatan dua jabatan tersebut, lantaran dua dinas sejauh ini belum ada pejabat yang tepat untuk menempati dua jabatan yang dinilainya krusial. Sebab fokus pembangunan kKendal selama lima tahun kedepan adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur serta pelayanan publik yang prima.

“Saya melihat pejabat di Kendal belum ada yang cocok. Malah saya berencana melelang dua jabatan dari pegawai negeri yang dinas di Kendal ataupun dari luar. Karena saya ingin pembangunan infrastruktur dan pelayan publik bisa maksimal,” katanya, kemarin.

Dari RPJMD, lanjut Mirna, pembangunan infrastruktur khususnya jalan harus ditargetkan bisa selesai sampai 2019. Sementara jalan di Kendal ini total keseluruhan ada 770, 993 kilo meter.

Saat ini jalan dalam kondisi baik ada 460 kilo meter, sehingga tersisa 310 kilo meter lagi jalan yang harus ia perbaiki. Dengan sisa waktu tiga tahun ini, pemerintahannya yakni Dinas Pekerjaan Umum (DPU) nantinya harus bisa paling sedikit 100 kilo meter pertahun.

“Jadi memang berat, karena harus bisa menyelesaikan 100 kilo meter. Dengan begitu di tahun ke empat atau 2019, jalan di Kendal sudah dalam kondisi baik semua. Paling tidak sudah mendekati 100 persen, sekitar di angka 96 persen jalan di Kendal ini sudah baik semua,” kata Mirna.

Begitupun dengan pelayanan kesehatan yang masuk salah satu pelayanan publik yang selama ini banyak dikeluhkan warga. Menurutnya, harus ada perbaikan mindset pelayanan di tiap-tiap puskesmas maupun rumah sakit. Selain itu perlu penambahan sarana dan prasarana mengingat puskesmas sekarang menjadi pelayanan untuk proses persalinan.

Sehingga 2020 nantinya, Kendal sesuai tagline bisa terwujud Kendal Berdaya Saing. Yakni dibuktikan pada investasi maju, tata kelola pemerintahan yang profesional (good governance) dan kondusivitas daerah baik.

Sedangkan tahun terakhir 2021 adalah mewujudkan mimpi bupati yakni Kendal Permata Pantura. Yakni Tercipta Kabupaten Kendal yang mandiri, maju dan sejahtera. “Memang berat, tapi kalau seluruh ASN dan para leader di masing-masing OPD memiliki tim yang kuat di solid, maka Kendal Permata Pantura itu bisa dicapai,” tandasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kendal Prapto Utono mengaku apresiasif atas langkah yang dilakukan Bupati Kendal dalam menata birokrasinya. Hal ini adalah langkah untuk menyiapkan perencanaan pembangunan pemerintahan kabupaten Kendal selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, untuk mengubah tagline Kendal Beribadat menjadi Kendal Permata Pantura membutuhkan waktu dan proses yang tidak gampang. Dalam setiap tahunnya, ada sebuah perubahan peningkatan kinerja yang harus dilakukan.

“Saya yakin dengan penataan birokrasi melalui pengambilan sumpah janji jabatan serta pengukuhan terhadap ratusan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkup pemerintah kabupaten Kendal ini akan membawa perubahan kedepan,” tandas Prapto. (bud/ida)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Virus Positif Subuhan Berjamaah

SEMARANG - Qiblat Zakat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah bekerjasama dengan takmir Masjid Al Ikhlas Plamongan Hijau di Jalan Plamongan Elok, menggelar...

Taman Indonesia Kaya Panggung Kreatif Seniman

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Keberadaan Taman Indonesia Kaya di Jalan Menteri Supeno, Kota Semarang, yang akan segera dibuka, merupakan panggung kreatif bagi seniman daerah, khususnya di Semarang....

Tol Soker Siap Dilalui Pemudik

RADARSEMARANG.COM, SOLO - Memasuki pekan kedua Ramadan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memastikan kesiapan menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Sejumlah fasilitas pun...

Pengawasan Harus Diimbangi Kemudahan Pelaporan

UNGARAN – Pengawasan terhadap penyelenggaraan Pilgub Jateng juga harus diimbangi dengan mudahnya pelaporan pengawasan partisipatif. Hal itu dikatakan oleh Mantan Ketua Bawaslu Jateng, Juhana...

Satpol PP Gelar Patroli Edukatif

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pendekatan secara edukatif dalam pelaksanaan Perda dan Perwali perlu dilakukan terus-menerus. Karena dengan pendekatan yang lebih preventif inilah, peraturan bisa dipahami...

Keluhuran Demokrasi Pancasila

MAYORITAS masyarakat Indonesia tetap ingin tegaknya demokrasi Pancasila di bumi pertiwi ini. Sebanyak 74 persen masyarakat Indonesia menginginkan demokrasi Pancasila, demikian hasil jajak pendapat...