KELILING Indonesia sembari mencicipi makanan khas daerah setempat menjadi salah satu kegemaran Dian Permata. Bagi Sales dan Marketing Manager Hotel GranDhika Pemuda Semarang ini, berkunjung ke tempat baru kurang afdol tanpa mencicipi makanan khas.

Diakuinya, cukup banyak pengalaman menarik selama traveling. Salah satunya saat liburan bersama keluarga besar di Bali. Setidaknya 20 orang hadir dalam agenda reuni keluarga tersebut.

”Momen bersama keluarga menjadi pengalaman indah karena frekuensi bertemu sangat jarang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Nah, saat di Bali ini, ia bersama keluarga juga tidak ketinggalan mencicipi makanan khas. Salah satu warung makan kecil ikon Bali dipilih berdasarkan rekomendasi dari internet.

”Jumlah kita banyak, alhasil warung mendadak sumpek. Untuk makan susah duduk, jadi mesti gantian hanya untuk mencicipi seafood ini,” ujarnya.

Meski suka traveling dan wisata kuliner, hobinya sedikit tersendat. Kesibukan pekerjaan membuatnya tidak bisa cuti lama. Dian tercatat sebagai hotelier sejak 2007 dengan berbagai posisi. Mulai dari guest service agent atau reception hingga sales. Posisi sebagai sales sejak 2009 hingga sekarang.

”Sales adalah pekerjaan tidak monoton. Sales wajib belajar, wawasan luas dan luwes karena sering bertemu beragam tamu dengan karakter masing-masing,” katanya. (dna/aro/ce1)