Nikah Gratis di KUA Sesuai Jam Kerja Kemenag Gencar Tolak Pungli

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

DEMAK-Kementerian Agama (Kemenag) Demak hingga kini terus menggencarkan gerakan tolak pungli dalam pelayanan publik yang ada di lingkungannya. Ini dilakukan sebagai wujud tekad dan kepedulian Kemenag terhadap peningkatan terkait pelayanan umum masyarakat.

Kepala Kemenag Demak HM Thobiq melalui Sekretarisnya H Muhaimin menegaskan bahwa program Kemenag pusat tersebut dijalankan di tingkat Kemenag daerah, termasuk di Demak. “Kami perang terhadap pungli,” katanya di sela memperingati hari Amal Bhakti Kemenag ke-71, kemarin.

Menurutnya, tolak pungli antara lain diterapkan di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di kecamatan, utamanya dalam pengurusan pernikahan. “Nikah saat jam kerja di KUA gratis. Tidak dipungut sepeserpun,” katanya.

Sebab, pelayanan nikah di KUA sesuai jam kerja telah menjadi kewajiban petugas. “Kalaupun ada nikah di luar KUA atau di luar jam kerja, biaya sebesar Rp 600 ribu dibayarkan lewat bank. Itu sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya.

Karena itu, dengan adanya saber pungli yang dijalankan pemerintah, diharapkan pelayanan umum di Kemenang menjadi lebih baik lagi. Dia menambahkan, gerakan tolak pungli juga sudah disosialisasikan ke sekolah atau madrasah yang ada di bawah naungan Kemenag.

Muhaimin mengatakan, selain tolak pungli, momentum Hari Amal Bhakti yang mengusung tema lebih dekat melayani umat ini juga diisi dengan program bedah tiga rumah warga miskin (dhuafa) serta penyaluran zakat pegawai dengan 1.500 bingkisan sembako masing-masing desa 30 orang yang tersebar di 14 kecamatan. Selain itu juga menyalurkan zakat produktif berupa 20 ekor kambing ke majelis taklim dan menggelar khataman Alquran. “Kami melaksanakan seribu khataman secara serentak yang diikuti pegawai, guru dan pelajar. 1 orang membaca atau mengkhatamkan 1 juz. Ini kita lakukan untuk menjadikan madrasah berbasis tahfidz,” ujar dia. (hib/ida)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -