SALATIGA-Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Salatiga bersama tim suksesnya masih saja mengabaikan aturan pemasangan alat peraga kampanye (APK). Hingga kemarin, masih saja ditemui APK yang sengaja dipasang di tempat terlarang seperti tiang listrik, pohon dan lainnya. Beberapa di antaranya terpasang di Jalan Fatmawati, Blotongan hingga mendekati Kantor Kementerian Agama Salatiga.

Anggota Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Salatiga Agung Mursito menyatakan, hal tersebut melanggar Perwali 21/2016 pasal 11 ayat (2) huruf m, n, o, p. Ia sudah mengetahui masalah itu dari data yang dilakukan oleh PPL dan Panwas Kecamatan.

“Data-data terkait alat peraga kampanye akan diteruskan ke KPU dan Satpol PP. Nanti KPU yang akan menegur pasangan calon atau tim kampanyenya,” kata Agung, Rabu (4/1).

Selanjutnya, Satpol PP akan memimpin penertiban atribut yang melanggar aturan. “Saya belum tahu masih ada anggaran atau tidak, karena dahulu Satpol PP hanya punya anggaran penertiban di masa tenang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Salatiga Arsyad Wahyudi juga memastikan akan menginventarisasi lagi APK yang melanggar aturan. Karena pelanggaran APK merupakan pelanggaran administrasi maka akan direkomendasikan kepada KPU. “Nanti akan direkomendasi KPU agar segera ditindaklanjuti dan segera dilakukan penertiban,” sebutnya. (jks/ton)