23 ASN Diklarifikasi Panwas

433

SEMARANG – Pengawas Pilkada 2017 mengidentifikasi ada sekitar 23 Aparatur Sipil Negara (ASN) akan melibatkan atau dilibatkan dalam pemenangan pasangan calon yang mengikuti Pilkada 15 Februari 2015 nanti. Ke-23 ASN yang telah diklarifikasi pengawas itu, tersebar di 6 dari 7 kabupaten/kota. Antara lain di Kabupaten Cilacap, Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Pati.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng Teguh Purnomo mengatakan di Kabupaten Cilacap ada Camat yang dilaporkan memiliki keberpihakan pada tertentu. Karena laporan sudah kedaluwarsa, pengawas pilkada hanya bisa datang dan memberikan peringatan pada yang bersangkutan.

Selain itu ada juga Kepala Desa Karang Kemiri, Kecamatan Jeruklegi, yang dari hasil rapat Sentra Gakumdu merekomendasikan kepada Bupati Cilacap untuk memberikan sanksi pada yang bersangkutan.

”Di Kabupaten Batang, 8 perangkat desa di Kecamatan Kandeman juga dilakukan klarifikasi oleh pengawas setempat dan sampai saat ini proses pengawasan terhadap yang bersangkutan tetap berjalan,” katanya.

Selain itu lanjutnya, seorang perangkat desa di Kecamatan Limpung melakukan kampanye melalui media sosial. Namun bukan menggunakan akun resmi yang didaftarkan. Akhirnya setelah dilakukan klarifikasi, diberikan teguran secara tertulis kepada yang bersangkutan.

Di Kabupaten Jepara, Kabag Umum dan Kabag Humas Pemda juga sempat diklarifikasi pengawas. Selain itu Plt Bupati Jepara dan pegawai Biro Bina Mental Provinsi Jateng juga sempat menarik perhatian dan diklarifikasi pengawas.

”Di Kabupaten Brebes, pada awal pencalonan, Camat Bulakamba, Camat Jatibarang, Kasubag Hukum dan Organisasi dan Kepala Dinas Sosnakertrans, juga telah dilakukan klarifikasi dan rekomendasi untuk dilakukan teguran oleh Pembina kepegawaian Pemda setempat,” katanya.

Sedangkan di Banjarnegara, Kepala Desa Kecamatan Pagentan, Kecamatan Bawang dan Kepala MAN Kecamatan Banjarnegara juga sempat diklarifikasi pengawas. Dari Kabupaten Pati, teridentifikasi Kepala SMPN 7 Pati sempat diklarifikasi oleh pengawas setempat. (ric/ce1)