Petahana Berpotensi Banyak Melanggar

388

SEMARANG – Penganat Politik Universitas Diponegoro (Undip), Teguh Yuwono, meminta agar Bawaslu Jateng lebih meningkatkan pengawasan dalam Pilkada, Februari mendatang. Terutama daerah-daerah yang memiliki calon incumbent. Sebab, calon petahana memiliki potensi besar untuk melakukan pelanggaran.

“Potensi incumbent lebih besar dibandingkan calon baru. Ini harus menjadi perhatian serius,” katanya dalam acara gathering Bawaslu Jateng di Hotel MG Suites, kemarin.

Ia mengatakan, calon petahana memiliki kekuatan lebih dibandingkan calon lain. Bahkan, dalam sejumlah kasus, banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digerakkan untuk mendukung dalam Pilkada. Cukup beralasan, karena banyak ASN yang takut akan posisinya ketika incumbent maju lagi. “Dukungan dan intervensi jelas ada, apalagi ASN kan takut dengan posisinya,” tegasnya.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Teguh Purnomo, mengaku terus melakukan pengawasan. Ia meminta tim pemenangan harus mengetahui aturan mainnya (rule of the game)  dalam upaya melakukan pemenangan terhadap calonnya.

Menurutnya, aturan main kampanye harus jadi landasan dalam mengadakan kegiatan tersebut. “Pengawasan terus diperketat, bahkan kami sudah melaunching pengawasan online,” katanya. (fth/aro)