Berat untuk Bisnis Berelemen Kayu dan Logam

Selamat Datang Tahun Ayam Api 2017

612

Dr Linda Kho (ISTIMEWA)
Dr Linda Kho (ISTIMEWA)

Selamat tinggal 2016. Selamat datang 2017. Bagaimana peruntungan Anda di tahun Ayam Api ini? Sejumlah ahli fengshui memprediksi, bisnis yang akan mendapat tantangan cukup berat pada 2017 ini adalah bisnis yang berelemen kayu dan logam. Kenapa?

AHLI fengshui Dr Linda Kho menjelaskan, pada 2016 lalu adalah tahun Monyet Api, yang akan segera berlalu, berganti tahun Ayam Api mulai 4 Februari 2017 mendatang (meski tahun baru Imlek jatuh pada 28 Januari 2017). Ayam merupakan elemen Logam Yin, dengan demikian Ayam Api merupakan pertemuan antara elemen Logam dan Api.

Dijelaskan, Logam dan Api merupakan pasangan elemen yang tidak harmonis (clash). Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa pada 2017 akan didominasi ketidakharmonisan dalam berbagai jenjang.

“Lebih dalam lagi, Api Yin merupakan simbol eksplosi, sehingga di tahun 2017 intensitas terorisme tidak akan berkurang dibanding tahun 2016 (yang juga berunsur Logam Api). Oleh karena itu, tingkatkan terus kewaspadaan. Ketidakharmonisan tersebut juga menyiratkan adanya bencana gunung meletus dan kebakaran, kecelakaan penerbangan,” ungkap Linda kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (31/12).

Linda menjelaskan, dilihat dari pendekatan teori bintang terbang, tahun Ayam Api 2017, menempatkan bintang terbang 1 di sektor pusat. Hal ini berarti, akan ada masalah yang cukup besar mengenai air (banjir maupun kekeringan). Bisnis yang diuntungkan pada 2017, tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu bisnis yang berunsur Api, Air, dan Tanah.

“Yang termasuk dalam bisnis berelemen api, antara lain entertainment, money/ capital market, fashion, energy, toys, restaurant, café, dan airline. Bisnis ini puncaknya di bulan Mei, Juni, Juli,” beber  wanita bernama lengkap Linda Kusuma Effendy alias Kho Kiok Lin ini.

Sedangkan bisnis berelemen air, lanjut dia, antara lain distribusi, shipping, transportation, communication, dan minuman. Adapun bisnis berelemen tanah, antara lain properti, pengolahan makanan, asuransi, dan pertambangan.

Untuk bisnis yang mendapat tantangan cukup besar pada 2017 ini, lanjut Linda, adalah bisnis yang berelemen Kayu dan Logam. Bisnis yang berelemen Logam, antara lain otomotif, mesin, komputer, hitech industry, skincare, health business, dan banking. Bisnis yang berelemen Kayu adalah textile, fashion, books, publications, newspaper, magazine, paper, forestry, dan wood furniture.

“Dengan mengetahui bisnis yang mendapat tantangan lebih besar dibanding bisnis yang berelemen lain, dapat dijadikan justifikasi dalam mengambil langkah-langkah antisipatif,” katanya.

Ditambahkan, pergantian tahun, juga berdampak pada energi bangunan (San Yuan Feng Shui). Ilmu Feng Shui Bintang Terbang berdiri di atas logika bahwa energi akan terus berubah seiring dengan perjalanan waktu, baik itu jam (pagi, siang, malam), harian (ada 10 energi), bulanan (musim dingin, semi, panas, dan gugur), tahunan (ada 12 animal sign), dan duapuluh tahunan (ada sembilan periode).

“Dengan demikian, pada satu titik waktu, ada lima kekuatan energi yang saling berinteraksi,” ujar ahli fengshui kelahiran asal Purwodadi, Grobogan ini.

Akan tetapi, lanjut dia, lazimnya pada momentum pergantian tahun, fokus perubahan energi hanya melihat pada energi tahunan. Di tahun Ayam Api 2017, bintang yang tidak menguntungkan, yakni bintang 5, 2, 7 berada di sektor Selatan, Barat Daya, dan Barat Laut.

“Harus waspada jika titik-titik penting dalam sebuah bangunan (pintu utama, kamar tidur, dapur/ kompor, tangga) terletak di sektor tersebut,” tandasnya.

Untuk solusinya, kata dia, bisa memasang genta angin dari logam (feng ling) di sektor Selatan dan menempatkan rangkaian enam koin logam di sektor Barat Laut.

“Sektor Tai Sui (Bintang Yupiter/ Grand Duke) ada di sektor Barat. Jangan sekali-kali mengusik sektor ini dengan kegiatan menggali, merobohkan atau merenovasi sektor Barat. Hindari duduk menghadap Barat untuk tahun 2017,” terangnya.

Demikian pula untuk sektor di mana San Sha berada, yakni Timur, Tenggara, dan Timur Laut, jangan membuat kegaduhan di sektor ini. Kegaduhan di sektor Tai Sui maupun San Sha, akan membangunkan energi jahat bangunan tersebut, yang berpotensi menjadi biang masalah (kesehatan, kemakmuran) bagi para penghuninya.
“Besar kecilnya dampak perubahan energi tahunan bagi setiap individu, selain faktor energi bangunan, tergantung juga pada faktor manusianya itu sendiri, seperti kerja keras, disiplin, jujur, ulet, amal dan ibadah. Terlepas dari tahun apapun yang sedang berjalan, selalu lakukan yang terbaik untuk diri kita maupun orang lain,” katanya.

Dikatakan, berdasarkan filosofi Tiongkok, nasib kesuksesan maupun kegagalan seseorang, ditentukan oleh tiga faktor, yakni faktor langit, bumi dan manusia. Faktor langit adalah sesuatu yang tidak dapat diubah, yakni yang berhubungan dengan tanggal lahir dan perjalanan waktu.

“Faktor bumi adalah energi di lingkungan seseorang, baik itu energi dari bangunan, maupun energi dari orang lain (pasangan, teman, partner). Faktor manusia, meliputi perilaku dan pendidikan, termasuk di dalamnya adalah amal ibadah, ketekunan, pengalaman, jejaring, motivasi, dan lain-lain. Beranjak dari filosofi ini, maka pergantian tahun, merupakan bagian dari faktor langit, yang berarti akan membawa dampak bagi setiap orang,” paparnya.

Praktisi fengshui lainnya, Kwik Ing Hauw, mengatakan, 2017 adalah tahun Ayam Api, artinya panas. Pengaruhnya, siklusnya berhubungan dengan siklus alam. Tahun 2017, ia katakan akan memiliki kemarau yang panjang. “Apinya adalah api dalam perut bumi, artinya dampak pada alam adalah gunung meletus. Itu yang rawan di Indonesia pada 2017,” ujar Paman Kwik—panggilan akrabnya.

Untuk kehidupan politik di Indonesia, di tahun Ayam Api ini, tingkat emosionalnya memuncak, berpengaruh pada suasana dan lingkungan politik. “Contoh 1945 tahun ayam juga, tapi tahun itu elemennya air. Rakyat bisa diademkan. Dan di tahun itu, kesempatan ini dimanfaatkan untuk memproklamirkan di Indonesa,”katanya.

Untuk di Semarang sendiri, dilihat dari kebiasaan orangnya, masih cenderung anteng atau dapat dikatakan cenderung stagnan. Hal ini didasarkan dengan melihat karakter Kota Semarang yang 3 Km dari laut adalah perbukitan. Karakter orang Semarang memang tenang-tenang saja. Beberapa kali ada kejadian, ia ceritakan Semarang cenderung anteng saja. Tahun ini agaknya diperkirakan oleh Paman Kwik juga akan sama. “Pengaruhnya orang Semarang lebih menyepelekan hal-hal yang sebetulnya prinsip,” ujarnya.

Di tahun ini, menurut hitungan dia, di Semarang akan mengalami siklus sepi di sektor keuangan. Terutama di mulai pada Mei. Banyak tenaga kerja yang belum terserap. Kendala lainnya adalah untuk komoditas perdagangan dan kuliner yang akan mengalami kendala disusul bidang perhotelan yang juga lesu.

“Konsumsi motor dan mobil lesu, sampai banting-bantingan harga. Tapi untuk bencana alam dan kerusuhan politik, di sini masih aman,” tegasnya sambil menambahkan untuk dunia hiburan naik, karena banyak orang stres dan properti juga naik

Menghadapi tahun Ayam Api ini, ia sarankan agar orang Semarang pandai-pandai dalam mengambil keputusan. Selain itu harus pandai menempatkan diri karena emosi yang mudah tersulut di tahun panas ini.

Sementara itu, dari 12 shio, ia katakan yang sangat berisiko adalah Shio Kelinci dan Anjing. Menyusul setelahnya adalah Shio Tikus dan Kambing. “Kena tegak lurus. Shio Tikus hati-hati terbongkar kedoknya. Kalau Kuda malah aman,” katanya.

Menilik tahun sebelumnya, ia katakan pada 2016 merupakan tahun Monyet Api, namun didukung bintang yang cukup kuat, sehingga kerusuhan tidak terjadi secara global. Mengenai bencana alam, ia katakan pada 2016 gempa di Pidi merupakan contoh kecil goyangan di tahun Monyet Api. “Harus mampu berpikir jernih, dan jangan gegabah mempertimbangkan apapun,” tegasnya. (mha/sga/aro)

Silakan beri komentar.