Semua Jalan Diharapkan Mulus pada 2018

20
Muhamad Ngainirichadi (DOK)
Muhamad Ngainirichadi (DOK)

SEMARANG – Pemprov Jateng diharapkan mampu meraih target menjadikan 2.404,741 kilometer jalan provinsi dalam kondisi baik pada 2018. Target tersebut tidak terlepas dari penetapan tahun infrastruktur di Jateng tiga tahun belakangan ini.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhamad Ngainirichadl menyatakan saat ini belum semua jalan provinsi dalam kondisi baik. ”Baru 88,8 persen dalam kondisi baik, sisanya 8,2 persen kondisi tidak rusak tapi juga belum baik, dan 3 persen masih kondisi rusak,” katanya.

Dia menambahkan proyek perbaikan jalan sebagian besar dalam bentuk betonisasi. ”Agar lebih awet, jangka panjang. Kalau aspal 2 tahun saja bisa rusak,” kata politikus PPP itu. Menurutnya, dari aspek regulasi, pemprov juga mengawal hal ini. Sebab, Perda standardisasi jalan, sudah disahkan. Maka, pembangunan jalan harus sesuai standar yang ditetapkan.

Dalam regulasi ini, lanjut Richad, hal penting adalah pengaturan lebar jalan provinsi minimal 7 meter. Pada 2017 rencananya lebar jalannya sudah sesuai standar di Perda. ”Saat ini 310 kilometer jalan provinsi lebarnya masih 4 meter. Yang lebarnya 5 meter sepanjang 429 kilometer, dan yang lebarnya masih 6 meter sepanjang 925 kilometer. Ini tersebar di sembilan balai, harus dilebarkan,” pungkasnya.

Di 2016 ini, banyak terjadi alih status jalan kabupaten/kota menjadi jalan provinsi. Semula, jalan provinsi Jateng sepanjang 2.565 kilometer, dengan alih status sesuai Pergub nomor 260 tahun 2016 menjadi 2.404,741 kilometer.

Anggota Komisi C DPRD Jateng Ahmad Ridwan menambahkan, tahun depan pemprov memiliki tantangan berat untuk mewujudkan tahun infrastruktur. Sebab anggaran infrastruktur pada APBD 2017 hanya Rp 1,08 triliun. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit daripada tahun ini yang sebesar Rp 2 triliun. ”Ini tantangan besar. Harapannya, jalan yang harus diperbaiki hanya sedikit sehingga anggarannya cukup,” katanya. (ric/ce1)

BAGIKAN