Segera Umumkan Komposisi Asisten Pelatih

58
TAK BANYAK BERUBAH : Kecuali pelatih kepala yang dipegang Subangkit, komposisi official dan pelatih tim PSIS musim depan kemungkinan besar tidak akan banyak berubah. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK BANYAK BERUBAH : Kecuali pelatih kepala yang dipegang Subangkit, komposisi official dan pelatih tim PSIS musim depan kemungkinan besar tidak akan banyak berubah. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANGHead coach anyar PSIS, Subangkit akan segera menentukan official tim berjuluk Mahesa Jenar untuk membantunya meracik tim selama berlaga di kancah kompetisi Divisi Utama musim depan.

General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan, kemungkinan komposisi tim pelatih PSIS tidak akan banyak berubah. Yaitu akan menempatkan Dwi Setiawan sebagai asisten pelatih teknik dan Budi Cipto sebagai asisten pelatih kiper.

“Kemungkinan komposisinya tidak akan banyak berubah. Namun pekan depan akan kami pastikan lagi dengan Pak Subangkit mengenai komposisi official tim termasuk asisten pelatih,” kata Liluk dihubungi kemarin.

Selain diharapkan bisa membantu kinerja coach Subangkit, Liluk berharap asisten pelatih dan official tim yang mayoritas adalah pelatih asal Semarang nantinya bisa menyerap ilmu kepelatihan dari pelatih sekelas Subangkit yang telah banyak menukangi tim besar di Indonesia.

Coach Subangkit adalah pelatih yang telah memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman melatih tim-tim besar. Tentu menjadi asisten beliau merupakan pengalaman yang cukup baik untuk asisten-asisten pelatih yang nantinya bekerja bersama coach Subangkit,” sambung Liluk.

Sementara terkait perkembangan perburuan pemain, Liluk mengatakan hari ini dan Sabtu (10/12) perwakilan manajemen dan head coach Subangkit akan memantau laga delapan besar ISC B yang akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.

“Prinsipnya pelatih ingin melihat atmosfer persaingan Divisi Utama. Selain itu kami juga akan melihat kualitas beberapa pemain bidikan yang masih berlaga bersama tim mereka di babak delapan besar,” beber Liluk.

Pihaknya menargetkan, selama bulan Desember 2016 PSIS sudah mendapatkan sejumlah nama yang diproyeksikan untuk tampil di kompetisi kasta kedua musim depan. PSIS mentargetkan bisa mendapatkan sekitar 70 persen komposisi pemain.

“Musim depan kami tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Kalau kompetisi positif diputar Maret 2017, berarti kami hanya memiliki waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan diri,” pungkasnya. (bas/ric)

BAGIKAN