Penakluk Gunung

79
Soraedha Liestia Harini (DOKUMEN PRIBADI)
Soraedha Liestia Harini (DOKUMEN PRIBADI)

SORAEDHA Liestia Harini memiliki cara sendiri untuk bisa menyatu dengan alam. Yakni, dengan menjaga lingkungan di sekitar agar alam tidak rusak dan tidak marah. Sebagai perempuan pencinta alam, ia mengaku kerap jengkel dengan ulah  sekelompok orang yang merusak alam ketika sedang naik gunung.

”Sebel melihat sampah dibuang sembarangan. Ini menandakan jika banyak yang kurang menghargai alam,” katanya Jawa Pos Radar Semarang.

Dara kelahiran Kabupaten Semarang, 13 Januari 1995 ini, mengaku ada kepuasan sendiri ketika sudah berhasil sampai ke puncak gunung.

Ia mengaku, sejumlah puncak gunung pernah ditaklukkan berkat kegigihan dan keinginanya untuk menyatu dengan alam. Mulai Gunung Merbabu, Andong, Punthuk Magelang, serta sejumlah gunung lainnya.

”Ada rasa kepuasan sendiri, apalagi kalau harus malam-malam naik gunung. Rasa capek langsung hilang ketika sudah sampai puncaknya,” akunya.

Mahasiswi Undip ini menambahkan, banyak kisah yang dialami ketika harus backpaker untuk menuju puncak gunung. Bahkan, ia dan teman-temannya kerap kesasar karena tidak mengetahui jalan menuju lokasi. Meski begitu, ia tidak kapok dan justru ingin terus menikmati keindahan puncak gunung di Indonesia.

”Saya ingin mengeksplor semua gunung di Indonesia. Tetapi bertahap karena memang masih harus belajar di kampus,” katanya. (fth/aro/ce1)

BAGIKAN