Diduga Berzina, Pengasuh Ponpes Dipolisikan

24

SEMARANG – Pengasuh Pondok Pesantren di daerah Gunungpati berinisial LG dilaporkan ke Polrestabes Semarang, atas dugaan perbuatan perzinaan terhadap perempuan berinisial DN.

Pelapornya adalah Ahmad S, 44, suami DN. Warga Karanggeneng, Kecamatan Gunungpati, tersebut mengaku tidak terima perlakuan LG di ponpesnya pada September 2016 lalu.

Berdasarkan keterangan surat laporan polisi nomor LP/B/931/XII/2016/Jateng/Restabes Smg, peristiwa dugaan perzinaan ini bermula ketika istri pelapor meminta izin untuk berkunjung ke pondok tersebut yang intinya berkonsultasi kepada LG.

Setiba di pondok, korban ditemui langsung LG. Keduanya lantas terlibat obrolan yang intinya DN minta nasihat terkait persoalan yang dihadapinya. Saat itu LG diduga meminta DN meminum pil berwarna hitam. ”Sesampai sana (pondok) dikasih pil warna hitam dan langsung diminum,” ungkap Ahmad saat pelaporan di SPKT Polrestabes Semarang, Jumat (9/12).

Korban tak menaruh curiga terhadap pil yang telah disodorkan.
”Setelah minum pil warna hitam itu, istri saya menuruti semua perintah LG. Termasuk diajak nikah mamlud dengan bersalaman,” jelasnya.

Pada saat itulah, Ahmad menduga LG melakukan perbuatan perzinaan terhadap istrinya. Akibat kejadian ini, korban merasa malu, hingga akhirnya melaporkan perbuatan tersebut kepada polisi. ”Padahal saya dan DN masih pasangan suami istri yang sah,” tegasnya. (mha/zal/ce1)

BAGIKAN