Baku Tembak, Dua Perampok Bank Tewas

28
PENGEPUNGAN: Sejumlah polisi tengah mengepung pelaku perampokan bersenjata api. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGEPUNGAN: Sejumlah polisi tengah mengepung pelaku perampokan bersenjata api. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tiga perampok beraksi di salah satu bank Kota Semarang, Jumat (9/12) sekitar pukul 08.00. Pelaku sempat menyandera empat nasabah dan memaksa petugas bank membuka brankas berisi uang.

Menerima laporan adanya perampokan dari petugas keamanan bank, Polrestabes Semarang pun menurunkan tujuh personel tim elite dari Satuan Shabara. Salah satu pelaku yang berperan menjaga situasi di luar gedung perbankan langsung kabur setelah melihat petugas tiba di lokasi. Petugas mencoba merangsek masuk ke dalam gedung, untuk memastikan kondisi sandera. Pelaku yang mengetahui adanya petugas pun langsung melancarkan tembakan, terjadilah baku tembak antara petugas dengan dua pelaku yang ada di dalam gedung.

Akibatnya, dua pelaku berhasil tertembus peluru dan tewas di lokasi kajadian. Karyawan dan nasabah bank pun berhasil terselamatkan tanpa adanya luka. Sedangkan satu pelaku yang berhasil kabur terus dalam pengejaran petugas.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menegaskan kejadian ini merupakan simulasi yang digelar di halaman Mapolrestabes Semarang.

”Kami melatih kesigapan petugas saat terjadi peristiwa seperti ini di perbankan,” ungkapnya usai kegiatan simulasi.

Pelaku tengah meminta petugas bank membuka brankas. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Pelaku tengah meminta petugas bank membuka brankas. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Menurut Abiyoso, para personel tersebut sudah memiliki segala kemampuan dan keterampilan yang yang telah dikembangkan. ”Jadi maksud dan tujuan dari kegiatan ini, keberadaan Polrestabes Semarang untuk lebih meyakinkan kembali kepada masyarakat, senantiasa memberikan pelayanan perlindungan dan pengayoman. Supaya semua masyarakat merasa aman, nyaman tenang dalam melakukan segala bentuk aktivitasnya,” tegasnya.

Upaya dalam memberikan rasa aman dan nyaman, pihaknya juga bersedia memberikan pengamanan dan pengawalan ketat kepada masyarakat yang mengambil uang di bank dalam jumlah besar. Namun demikian, Aboyoso juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat melakukan transaksi di perbankan.

”Di Polrestabes Semarang, memiliki tim CRT (Crisis Response Team) yang diawaki dari kawan-kawan Satuan Shabara. Mereka memiliki kemampuan dan keterampilan khusus dalam menghadapi pelaku kejahatan-kejahatan berkelompok menggunakan senjata api dan sebagainya,” ujarnya. (mha/zal/ce1)

BAGIKAN