300 Ribu Rumah Telah Hilang Rob Masalah Dunia

30
TANAM POHON : Wali Kota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid bersama Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, menanam pohon mangrove di sekitar area PPNP, Jumat (9/12) kemarin. (TINWAROTUL FATONAH/JAWAPOS RADAR SEMARANG)
TANAM POHON : Wali Kota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid bersama Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, menanam pohon mangrove di sekitar area PPNP, Jumat (9/12) kemarin. (TINWAROTUL FATONAH/JAWAPOS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Hampir seluruh dunia mengalami kenaikan air laut. Bahkan di sekitar wilayah Pasifik, sudah 300 ribuan rumah hilang karena air laut yang naik. Kondisi demikian, disebabkan karena adanya kenaikan suhu atau global warming.

“Makanya jangan sampai suhu naik 2 derajat celcius atau lebih. Kita harus benar-benar menjaga kondisi suhu dengan memperbanyak tanam pohon,” kata Menteri Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya, saat ditemui selepas mengikuti kegiatan menanam pohon di area Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP), Jumat (9/12) kemarin.

Selain menanam pohon untuk mengurangi suhu panas yang berdampak pada pengurangan banjir rob, Siti mengingatkan agar menjaga hutan, jangan sampai dibuka sembarangan. Gaya hidup juga harus diubah. Misal dengan tidak terus-terusan menggunakan bensin, tetapi berinovasi menggunakan energi dari surya yang tidak banyak memberikan polusi.

Pada kesempatan tersebut, ada sebanyak 3000 pohon mangrove, 30 pohon flamboyan dan 150 pohom glodogan ditanam bersama Wali Kota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid dan seluruh pejabat SKPD Kota Pekalongan. Penghijauan di daerah pesisir pantai tersebut untuk mengatasi masalah rob dan abrasi.

Tak hanya menanam pohon, kunjungan Menteri LH ini juga untuk mengikuti kegiatan bersih-bersih Kali Loji. “Kali Loji beberapa kali dilaporkan sudah tercemar, padahal di sekitarnya menjadi pusat permukiman warga. Kami sangat mengapresiasi komunitas yang mau peduli masa depan sungai yang sudah menghidupinya selama ini,” tandasnya. (tin/ida)

BAGIKAN