Permintaan Pelumas Motor Matic Meningkat

54

SEMARANG–Penjualan pelumas motor matic tahun ini meningkat 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut seiring dengan banyaknya pabrikan sepeda motor yang kini mengeluarkan produk matic.

Region Manager Sakes IV PT Pertamina Lubricants, Christina C H Simorangkir mengatakan, selama tiga tahun belakangan, Oli Enduro Matic yang merupakan salah satu produk pelumas untuk motor jenis matic mengalami peningkatan signifikan.

“Tahun lalu, penjualan Enduro Matic di Jateng–DIJ hanya sekitar 3.000 KL. Tahun ini meningkat menjadi 4.000 KL,” ujarnya di sela malam penerimaan penghargaan dengan kategori Penjualan Produk Terbaik, Senin malam (5/12) kemarin.

Dengan adanya peningkatan permintaan tersebut, maka Oli Enduro Matic dapat berkontribusi hingga 10 persen dari total penjualan seluruh jenis pelumas yang diproduksi oleh anak perusahaan PT Pertamina (Persero) ini.

“Rata-rata penjualan pelumas Pertamina di Jateng–DIJ dalam setahun bisa mencapai 40.000 KL dengan sekitar 120 macam jenis pelumas. Enduro Matic memberi kontribusi sekitar 4.000 KL,” ujarnya.

Namun begitu, diakuinya cukup banyak produsen pelumas di pasaran. Oleh karena itu pihaknya terus memperbaiki kualitas. Di antaranya, kandungan zat aktif Molybdenum (Mo) yang berada di dalam produk ini. Kandungan tersebut membuat pelumas lebih licin, sehingga mesin mampu bekerja optimal dan bahan bakar yang digunakan menjadi lebih irit.

“Pada 2009 lalu kami sudah melakukan uji dari Jawa–Bali terhadap pelumas ini. Untuk segi daya tahannya sama penggunaan 4.000 – 5.000 kilometer. Tapi lebih hemat bensin, apalagi biasanya karakter mesin matic yang boros bisa jadi alternatif pelumas ini,” ujarnya.

Sementara untuk penghargaan yang didapat, General Manager PT Pertamina MOR IV, Kusnendar menyatakan hal tersebut menjadi semangat pihaknya untuk terus melakukan inovasi. Selain itu, penghargaan ini juga sebagai bukti konsistensinya PT Pertamina Lubricants dalam memperkuat brand pelumas Pertamina dengan terus berinovasi dan membangun strategi pemasaran yang kreatif. (dna/ida)

BAGIKAN