Abaikan Keselamatan, Wabup Tegur PT SMJ

65
SIDAK : Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti ketika melakukan kunjungan mendadak ke lokasi proyek jalan tol yang mengakibatkan jalan rusak dan membahayakan pengguna jalan di Desa/Kecamatan Sragi, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK : Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti ketika melakukan kunjungan mendadak ke lokasi proyek jalan tol yang mengakibatkan jalan rusak dan membahayakan pengguna jalan di Desa/Kecamatan Sragi, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan, Arini Harimukti, menegur PT Sumber Mitra Jaya (SMJ) selaku rekanan pelaksana proyek jalan tol Pemalang Batang di Desa/Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Kamis siang (8/12) kemarin. Lanataran dinilai mengabaikan keselamatan pengguna jalan raya serta merusak lingkungan di sekitar lokasi proyek pembangunan jalan tol Pemalang Batang.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Arini menyatakan sangat mendukung proyek nasional pembangunan jalan tol tersebut. Namun pihaknya sangat kecewa dengan PT SMJ yang tidak menjaga lingkungan sekitar lokasi. Di antaranya tidak dibersihkannya ceceran tanah liat di sepanjang jalan sehingga jalan menjadi licin saat hujan dan banyak pengendara yang terjatuh ketika melintas jalan tersebut.

Belum lagi jalan raya mulai dari Desa Sepait hingga Desa Sragi yang semula beraspal halus, kini banyak berlubang dan bergelombang, karena setiap hari di lalui truk dengan tonase di atas 100 ton yang mengangkut peralatan berat dan material yang digunakan untuk pembangunan jalan tol tersebut.

“Pemkab Pekalongan akan membantu dan mendukung proyek jalan tol. Namun pihak pelaksana yakni PT SMJ juga harus bersedia menjaga lingkungan dengan membentuk tim khusus yang memantau dan menjaga lingkungan,” harapnya.

Menurutnya, PT SMJ harus selalu membersihkan jalan, agar tidak menjadi licin dan aman dilalui pengendara. Serta harus menempatkan satuan tugas pengamanan yang mengatur lalu lintas di sekitar proyek sehingga jalan tidak macet.

“Tolonglah kerjasama yang bagus, jaga lingkungan sekitar proyek agar tidak menyebabkan kecelakaan bagi warga sekitar. Jalan juga harus bersih dari ceceran tanah liat. Bentuk tim khusus agar semua berjalan dengan baik, terkondisikan dan memperhatikan lingkungan sekitar,” tegurnya.

Wabup mengaku kecewa dengan kinerja PT SMJ yang tidak memperhatikan dan mengindahkan keluhan masyarakat dan warga sekitar, yang berulangkali melakukan unjuk rasa.

“Silahkan ditangani keluhan warga. Saya minta sesuai dengan Surat Izin Prinsip (SIP) yang sudah dikeluarkan Bupati Pekalongan, untuk dilaksanakan. Pihak SMJ sendiri sudah berjanji melaksanakannya, ya dilaksanakan jangan berdalih terus,” katanya kepada Manager Teknis PT SMJ.

Sementara itu, Manager Teknis PT SMJ, Eko Prasetyo mengakui bahwa pihaknya melakukan banyak kesalahan, selama menjalankan proyek pembuatan jalan tol di Desa/Kecamatan Sragi, karena target yang ditentukan pihak manajemen. “Meski begitu, kami tidak akan memperbaiki jalan yang rusak dan bergelombang, kami hanya akan mengepras saja, karena PT SMJ tidak mampu melakukan perbaikan jalan yang rusak. Itu di luar proyek,” tegas Eko. (thd/ida)

BAGIKAN