9 Bangunan Liar Jalan Lingkar Dibongkar Paksa

80
BONGKAR JALAN LINGKAR : Aparat Satpol PP kembali membongkar paksa bangunan liar di tepi jalan lingkar selatan Kota Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BONGKAR JALAN LINGKAR : Aparat Satpol PP kembali membongkar paksa bangunan liar di tepi jalan lingkar selatan Kota Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Pemkab Demak melalui Satpol PP kembali membongkar paksa bangunan liar di Jalan Lingkar Selatan Kota Demak, Kamis (8/12) kemarin. Warung-warung ilegal tersebut dinilai telah menyalahi aturan yang ada.

Kepala Satpol PP Demak, Yulianto menegaskan, dalam operasi yustisi yang digelar tersebut, pihaknya telah membongkar 9 unit bangunan liar. Namun pada 5 September lalu, bangunan liar itu sebetulnya telah dibongkar petugas gabungan atau tim yustisi. Namun, dalam perkembangannya hingga sekarang, para pedagang kaki lima (PKL) tetap membandel dan mereka ternyata mendirikan bangunan lagi.

“Sesuai kesepakatan, apabila di jalan lingkar selatan berdiri bangunan bukan di tanah pribadi, maka harus dibongkar. Prinsip Satpol PP adalah nobat. Artinya, kalau bangunan liar itu nongol kembali, maka kita siap babat habis. Ini sesuai aturan yang ada. Kami tegakkan perda,” ujarnya.

Seperti diketahui, bangunan liar dipakai untuk berjualan makanan dan minuman ringan. Biasanya, para pelanggannya adalah sopir truk yang lagi ngetem atau istirahat di tepi jalur Pantura. Namun, lantaran warung dibangun di atas tanah Negara, maka hal itu telah menyalahi perda yang ada. (hib/ida)

BAGIKAN