Raih Prestasi, Bank Jateng Gelar Salawat

54

SEMARANG – Bank Jateng menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menggelar salawat, menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, di Halaman Kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (9/12) mulai pukul 18.30.

Dirut Bank Jateng Supriyatno menjelaskan, dalam acara yang dikemas dengan judul ’Bank Jateng Bersholawat’, akan dihadiri Gubernur Ganjar Pranowo, segenap Forkompimda Jateng, Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji, para ulama dan sekitar 20 ribu orang.

Maksud diselenggarakannya salawat bersama seluruh komponen masyarakat di Jateng, kata Nano Tirto, panggilan akrabnya, sebagai bentuk syukur atas keberkahan dari Allah SWT kepada bank yang dipimpinnya. Di tengah situasi ekonomi global dan nasional yang tak begitu cerah, Bank Jateng justru dapat terus berkarya membantu pertumbuhan ekonomi di Jateng dengan kinerjanya tumbuh signifikan. ”Sehingga manajemen sangat bersyukur dan berterima kasih kepada mitra kerja khususnya nasabah dan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Nano Tirto, manajemen juga mendoakan bangsa dan negara Indonesia selalu aman tenteram dan masyarakat sejahtera lahir batin serta selalu mendapat perlindungan Allah SWT. Hingga 30 November 2016, Bank Jateng berhasil membukukan  laba tumbuh sebesar 27,60 persen dibandingkan periode yang sama 2015. Seiring meningkatnya laba tersebut, total aset Bank Jateng juga mengalami kenaikan 12,23 persen (yoy) hingga mencapai Rp 53,971 triliun, yang dikontribusi oleh kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6,62 persen atau mencapai Rp 44,431 triliun.

Sementara itu penyaluran kredit Bank Jateng mampu tumbuh 17,63 persen hingga mencapai Rp 36,234 triliun. Pendukungnya kenaikan sektor kredit konvensional 17,05 persen dan pembiayaan Syariah sebesar 36,76 persen dibandingkan periode yang sama pada 2015.

Di tengah perlambatan kondisi ekonomi nasional, Bank Jateng mampu mencatatkan hasil positif pada penyaluran kredit usaha produktif dengan pertumbuhan sebesar 33,94 persen lebih tinggi dibandingkan dengan kredit konsumtif yang 11,84 persen. Penyaluran kredit usaha produktif tersebut tentunya akan berkontribusi terhadap percepatan laju perekonomian, khususnya di Jateng.

Atas pencapaian kinerja positif tersebut, sepanjang 2016 Bank Jateng berhasil mendapatkan beberapa penghargaan yang prestisius. Seperti Titanium Trophy Award pada Infobank Award atas kinerja sangat bagus selama 15 tahun, The Most Efficient Bank pada Indonesian Banking Award 2016.

Selanjutnya, The Reliable Bank pada Indonesian Banking Award 2016, The Best Bank in Retail Banking Service pada Indonesian Banking Award 2016, Juara 3 kategori BUMD Listed pada Annual Report Award 2015, Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno sebagai The Best  Leadership CEO Bank  2016 dan Bank Jateng sebagai bank terbaik untuk kategori Bank kelompok BUKU II  dengan aset di atas Rp 25 triliun pada Anugerah Perbankan Indonesia V. (ric/zal/ce1)

BAGIKAN