Bekali Keterampilan, Warga Binaan Ikuti Kelas Kecantikan

37
LEBIH CANTIK: Warga binaan Lapas Perempuan Bulu mengikuti kelas kecantikan dan tutorial hijab di Lembaga Pemasyarakatan Wanita, Bulu, Rabu (7/12). (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
LEBIH CANTIK: Warga binaan Lapas Perempuan Bulu mengikuti kelas kecantikan dan tutorial hijab di Lembaga Pemasyarakatan Wanita, Bulu, Rabu (7/12). (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sedikitnya 150 warga binaan Lapas Wanita Bulu Kelas II A mengikuti kelas kecantikan. Di hadapan cermin, masing masing warga binaan sibuk memoles wajah mereka agar tampak lebih cantik. Sesekali pandangan mereka tertuju pada instruktur yang memberikan contoh cara penggunaan pensil alis.

Selain kelas kecantikan, warga binaan ini juga mendapatkan pelatihan menggunakan hijab. Pelatihan ini, dimaksudkan agar ketika kembali ke masyarakat, warga binaan bisa lebih mandiri.

Kepala Lapas Bulu, Rosnaida mengatakan, seringkali mantan narapidana dicap negatif ketika kembali ke masyarakat. Dengan keterampilan ini, diharapkan dapat sedikit mengurangi kesan negatif yang selama ini melekat pada mereka. ”Image narapidana kan ngeri-ngeri. Pelatihan ini diharapkan dapat membuat mereka lebih percaya diri, dan memiliki keterampilan ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan ini pun mendapat sambutan positif dari warga binaan. Mereka mengaku sangat senang mendapat pelatihan memoles wajah dan menggunakan hijab.

Seperti salah satu warga binaan yang enggan disebut namanya. Setelah keluar nanti, ia ingin memiliki sebuah salon untuk mempraktikkan keahlian yang ia dapatkan. ”Pengin punya salon. Semoga setelah keluar bisa diterima di masyarakat, dan bisa buka usaha bisnis kecantikan,” ujarnya dalam event bertajuk Solidarity Week yang digelar 3 hotel ACCOR Semarang ini.

Tidak hanya dilatih untuk bisa menggunakan make up dan hijab, mereka juga diajak untuk membiasakan pola hidup sehat dengan melakukan senam zumba secara bersama-sama. (sga/zal/ce1)

BAGIKAN