Urus Perusahaan, Anak dan Suami

60
Arbani Sepyana Atmasari (DOKUMEN PRIBADI)
Arbani Sepyana Atmasari (DOKUMEN PRIBADI)

MEMBAGI waktu antara keluarga dan pekerjaan terkadang terasa sulit bagi sebagian wanita karir. Tapi hal itu tidak menghalangi Arbani Sepyana Atmasari untuk melakukan keduanya. Sehari-hari ia menjalani kesibukan sebagai direktur keuangan di perusahaan Ar-Bani Tour & Travel Umrah. Perusahaan yang berlokasi di Jalan Pamularsih Raya Semarang ini, ia dirikan bersama suaminya, Bayu Jalar Prayogo.

Setelah lama menggeluti bisnis fashion dan sempat mempunyai beberapa butik sendiri, Sari –sapaan akrabnya— diajak sang suami untuk mendirikan biro perjalanan umrah pada 2014 silam. Sejak saat itu kesibukanya bertambah padat. Namun wanita yang selalu berpenampilan modis ini tidak melupakan kodratnya sebagai wanita, menjadi seorang ibu, serta seorang istri. Di sela-sela kesibukannya mengurus perusahaan, ia tidak pernah meninggalkan kewajibannya mengurus anak dan suami.

”Anak-anak sudah pada besar, sudah duduk di bangku SMA dan SMP, jadi mereka punya kesibukan masing-masing.  Saya hanya memantau dan mengarahkan. Kalau suami setiap hari ketemu di kantor,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ibu tiga anak yang masih terlihat cantik ini ikut merasakan suka dukanya mengelola perusahaan bersama sang suami yang menjadi direktur utama (Dirut). Pada awal-awal berdiri, Sari bersama suaminya harus bekerja ekstrakeras untuk membuat bironya bertahan menghidupi beberapa karyawanya.

Alhamdulillah sekarang Ar-Bani sudah banyak dikenal masyarakat, dan banyak mendapat kepercayaan dari mereka,” ujar alumnus salah satu sekolah tinggi ilmu keuangan dan perbankan di Semarang ini.

Wanita kelahiran Kalimantan, 39 tahun silam ini mengaku enjoy melakoni pekerjaannya sembari mengurus rumah tangga. Sebab, ia bisa ngantor bareng sang suami dan mengurusi segala kebutuhannya. Lokasi kantor yang tidak jauh dari tempat tinggalnya memudahkan Sari untuk mengontrol ketiga anaknya. Bahkan anak-anaknya bisa datang setiap saat ke kantor jika ada keperluan dengan orang tuanya.

Untuk menyiasati kesibukannya mengurus bisnis, wanita yang punya moto hidup ”mengalir seperti air” ini sering menggunakan waktu luangnya setiap Sabtu dan Minggu untuk berkumpul dengan keluarga. Pada weekend tersebut, ia tidak mau diganggu dengan aktivitas lain.

Quality time seringnya hanya di rumah saja bersama anak dan suami. Masak bareng, nonton film bersama itu sangat mengasyikkan. Sesekali kami juga pergi liburan ke luar negeri,” tuturnya.

Di tengah  padatnya menjalani aktivitas-aktivitas tersebut, Sari juga masih melakoni seabrek kesibukan lainya. Bersama teman-teman sosialita komunitasnya, dia kerap berkumpul melakukan kegiatan sosial. Tidak itu saja, Sari juga sering berlenggak-lenggok di catwalk sebagai model busana muslim.

”Biasanya saya tampil sebagai model untuk membantu teman saat ada acara saja, sekalian menyalurkan hobi,” pungkasnya. (gie/aro/ce1)

BAGIKAN