Johan Masih Top Score

215
TAJAM: Johan Yoga Utama saat tampil di ISC B lalu. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAJAM: Johan Yoga Utama saat tampil di ISC B lalu. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Meski telah tersingkir di ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) B di babak 16 besar kemarin, namun bomber PSIS, Johan Yoga Utama saat ini masih memegang gelar top score sementara kompetisi kasta kedua itu. Striker berusia 26 tahun itu total mengoleksi 14 gol dari 18 penampilan bersama PSIS di ISC B kemarin. pencetak gol terbanyak kedua dari PSIS dicatatkan oleh Hari Nur Yulianto dengan raihan enam golnya.

Namun capaian gol Johan Yoga tersebut ternyata belum aman. Dua pemain dari tim lain masih berpeluang menyusul raihan gol Johan mengingat tim mereka saat ini masih berkesempatan untuk berlaga di babak delapan besar ISC B. Sebut saja bomber PSPS Firman Septian dan bomber Martapura FC, M Aidil Bogel yang saat ini sama-sama mengoleksi 11 gol. Keduanya masih akan bertarung di babak delapan besar yang akan digelar di Jepara 9-10 Desember 2016 mendatang. “Tentunya bersukur kalau nantinya bisa mencatatkan diri sebagai top score. Namun sebenarnya itu adalah buah dari kerja tim dan sebenarnya target utama saya kemarin bisa membawa PSIS meraih hasil terbaik di ISC B,” terang Johan.

Tanda-tanda comeback manis striker asal Semarang yang pernah berkostum Persiba Balikpapan dan PSM Makassar itu memang sudah terlihat ketika mulai bergabung dengan tim berjuluk Mahesa Jenar di Polda Jateng Cup 2015 lalu.  Disinggung mengenai masa depannya, Johan mengaku masih membuka peluang untuk memperpanjang kontraknya dengan tim Mahesa Jenar. ”Membela tim asal kelahiran pastinya memiliki kebanggaan tersendiri. Semoga musim depan masih berjodoh dengan PSIS,” sambungnya.

Sementara terpisah, General Manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan, selama sebulan ke depan manajemen PSIS Semarang akan mulai melakukan pendekatan dengan pemain-pemain incaran yang diproyeksikan berkostum biru-biru musim depan.

Namun pihaknya juga mengaku, segala keputusan ada di tangan head coach anyar PSIS, Subangkit. Termasuk pemain-pemain lama Mahesa Jenar yang telah direkomendasikan namanya kepada pelatih asal Pasuruan tersebut. “Kami akan mulai bergerak secepatnya dengan harapan awal Januari 2017 kami sudah fokus kepada persiapan tim menghadapi kompetisi. Jadi targetnya bulan Desember ini kami sudah melakukan pembicaraan kontrak dnegan pemain buruan,” beber Liluk. (bas/smu)

BAGIKAN