Disalip Truk, Mobil Anggota Brimob Nyemplung Saluran

319
TENGGELAM: Mobil Toyota Avanza yang dikemudikan anggota Brimob Polda Jateng, Joko Sampurno, terjun ke saluran di Jalan Kaligawe Raya, Genuk, kemarin. (ISTIMEWA)
TENGGELAM: Mobil Toyota Avanza yang dikemudikan anggota Brimob Polda Jateng, Joko Sampurno, terjun ke saluran di Jalan Kaligawe Raya, Genuk, kemarin. (ISTIMEWA)

SEMARANG – Diduga kaget saat mobilnya disalip truk, mobil Toyota Avanza yang disopiri Joko Sampurno, warga Gisikdrono RT 01 RW 09, Semarang Barat, hilang kendali. Akibatnya, mobil warna putih itu terjun ke saluran yang penuh air di Jalan Kaligawe Raya, Selasa (6/12) sekitar pukul 04.45 kemarin. Beruntung, pengemudi mobil yang tercatat sebagai anggota Polri dari Satuan Brigade Mobile (Brimob) Polda Jateng ini berhasil menyelamatkan diri.

Menurut keterangan Kapolsek Genuk, Kompol Hendrawan Hasan, kecelakaan tunggal itu bermula saat mobil Avanza yang disopiri Joko Sampurno melaju dari arah Demak menuju Semarang. Saat itu, Joko mengemudikan mobil sendirian tanpa membawa penumpang. Sesampai di depan pintu keluar pangkalan truk Jalan Kaligawe, tanpa diduga truk yang berada di belakangnya mendahului mobil korban.

”Disalip truk yang tidak diketahui identitasnya, diduga membuat sopir Avanza kaget. Hingga tidak bisa menguasai mobil dan terjun ke saluran di tepi jalan. Beruntung, sopirnya bisa menyelamatkan diri,” katanya.

Lokasi kecelakaan itu tidak jauh dari Mapolsek Genuk. Sehingga petugas langsung menuju lokasi kejadian guna melakukan olah TKP. Awalnya, polisi hendak mengevakuasi mobil nahas tersebut. Namun pihak korban lebih memilih melakukan upaya sendiri dengan mengundang mobil derek. ”Yang bersangkutan akan mendatangkan mobil  derek sendiri,” ujarnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, hampir seluruh badan mobil tenggelam di saluran. Yang terlihat hanya kap atas, serta sebagian kaca belakang dan samping. Sedangkan kaca depan sudah tertutup air. ”Korban berhasil membuka pintu sopir lalu naik ke atas sebelum air masuk ke dalam mobil,” katanya.

Sementara itu, kecelakaan tunggal juga terjadi di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Selasa (6/12) kemarin. Seorang pengendara roda dua tewas mengenaskan di lokasi kejadian setelah menabrak median jalan dan tiang lampu penerangan jalan. Korban tewas diketahui bernama Siti Sa’adah, 27, warga Desa Lambangkulon RT 1 RW 10 Bulu, Kabupaten Rembang.

Korban luka berat pada bagian kepala yang diduga akibat terbentur benda keras hingga jatuh ke aspal bersama motornya. Kecelakaan maut itu terjadi Selasa sekitar pukul 05.30. Lokasi kejadian persis di depan Kampus II Universitas Islam Walisongo (UIN) Ngaliyan.

”Ini kecelakaan tunggal. Korban mengendarai motor sendirian,” ungkap Kanit Lakalantas Porestabes Semarang, Kanit Lakalantas, AKP Sugito, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Menurut Sugito, kecelakaan tunggal itu terjadi bermula saat korban mengendarai motor Honda Beat bernopol K 5552 PJ sendirian dari arah selatan menuju utara. Suasana menjelang pagi itu masih gelap. Tiba-tiba laju kendaraan korban tidak terkendali. Oleng ke kanan hingga menabrak median jalan dan tiang lampu penerangan jalan.

”Korban diduga kurang waspada dan tidak menguasai medan. Sehingga menabrak median jalan dan tiang lampu penerangan jalan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, nyawa korban tidak terselamatkan. Dia meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah. Selanjutnya, jenazah korban dibawa petugas Unit Lakalantas ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk pemeriksaan tim medis. ”Korban mengalami cedera berat di bagian kepala,” katanya. (mha/aro/ce1)

BAGIKAN