Berebut Dukungan 129.930 Pemilih

DPT Pilwalkot Salatiga 2017

41
JUMLAH PEMILIH: Penandatanganan dokumen Daftar Pemilih Tetap pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2017 di Aula KPU Kota Salatiga, Selasa (6/12). (Joko Susanto/Radar Semarang)
JUMLAH PEMILIH: Penandatanganan dokumen Daftar Pemilih Tetap pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2017 di Aula KPU Kota Salatiga, Selasa (6/12). (Joko Susanto/Radar Semarang)

SALATIGA-Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2017 mencapai 129.930 pemilih. Jumlah tersebut terdiri dari 62.918 laki-laki dan 67.012 perempuan. Pasangan calon harus berebut dukungan pemilih dalam DPT yang resmi diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga dalam Rapat Pleno Terbuka (RPT) Penetapan DPT Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga tahun 2017 di aula KPU Kota Salatiga, Selasa (6/12).

RPT tersebut dihadiri oleh Pejabat (Pj) masyarakat umum serta lima Komisioner KPU Kota Salatiga yang sekaligus menandatangi berita acara yakni, Putnawati, Suryanto, Syaemuri, Dayusman Junus, Sujit Mudjirno.

“Jumlah DPT sejumlah 129.930 pemilih, yang tersebar di empat kecamatan dan 23 kelurahan serta 386 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Salatiga,” kata Anggota KPU Kota Salatiga Syaemuri. Rapat ini dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Ahmad Rofai, Kapolres Salatiga AKBP Happy Pradana Yulianto, jajaran Forkominda, Panwaslu, Tim Sukses Paslon Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) dan Paslon Yulianto-Muh Haris (Yaris).

Secara rinci jumlah tersebut meliputi Kecamatan Argomulyo ada 32.351 pemilih, Sidomukti (29.662), Sidorejo (37.218) dan Tingkir (30.699). Jumlah pemilih ini memang berkurang dari total Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang mencapai 130.355.

“Harapannya DPT ini bisa mengakomodir semua pihak dan tidak ada yang kecewa. Andaikan itu terlewat hari ini, masih dimungkinkan untuk warga Kota Salatiga yang ingin menggunakan hak pilihnya bisa mendaftarkan 1 jam sebelum pencoblosan, dengan menunjukkan KTP atau surat keterangan resmi dari instansi yang berkepentingan,” kata Rofai dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Salatiga Arsyad Wahyudi menjelaskan, dengan ditetapkannya DPT tersebut, nantinya yang memiliki KTP elektronik masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri dalam daftar pemilih tambahan.

“Sekalipun DPT sudah ditetapkan masih bisa menggunakan hak pilih. Penurunan DPS menjadi DPT kami lihat ada 1.000an, dengan begitu, kami berpandangan temuan Panwas ditindaklanjuti KPU, temuan itu ada banyak seperti nama ganda, pemilih di bawah umur, umur tidak lazim, dan sebagainya,” sebutnya. (jks/ton)

BAGIKAN