Pendidikan Tetap Nomor Satu

82
(ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
(ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

BERGELUT di bidang teknologi, membuat Rezi Oktaviani harus mengusai product knowladge barang yang dijual. Apalagi wanita cantik yang akrab disapa Rezi ini menjadi  Experince Consultant Samsung Mobile Indonesia.

“Harus hapal kelebihan dan kekurangannya produk yang dijual, terlebih saat ini persaingan antar kompetitor gadget sangat ketat. Saya pun dapat ilmu tersendiri, yakni mendapatkan ilmu tentang teknologi terbaru,” ungkap wanita kelahiran Semarang, 10 Oktober 1990 ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selama 2 tahun lebih menggeluti profesi tersebut, ia mengaku sangat enjoy dan menikmati pekerjaannya. Disamping bonus yang besar dari produk yang bisa dijual, ia bisa memiliki berbagai pengalaman baru. Sebab, setiap hari Rezi bertemu dengan orang baru yang punya karakteristik berbeda-beda.  “Pakainya pendekatan psikologis untuk menjual produk, di sini saya bisa belajar karakter orang yang membuat saya lebih dewasa dan tambah pengalaman,” katanya.

Rezi mengaku, banyak pengalaman unik yang dialami saat bekerja. Pengalaman yang paling menyenangkan adalah ilmu yang didapat, serta bonus yang besar. Sementara pengalaman unik yang kurang menyenangkan adalah mendapatkan godaan dari konsumennya, terlebih ia  memang memiliki paras yang ayu. ” Kalau digodain sih sering, ya profesional aja. Namanya juga pelanggan, pasti ada aja yang iseng,” tutur wanita berzodiak Libra ini.

Pekerjaan Rezi sebelumnya adalah sebagai beauty advisor salah satu produk kecantikan. Menurut dia, tantangan antara pekerjaan saat ini dengan pekerjaan lama sedikit berbeda. “Pada dasarnya sama, menjual suatu produk, namun karakteristik dan perkembangannya di gadget lebih cepat, sehingga menuntut kita untuk cepat belajar pula,” katanya.

Penyuka olahan jengkol ini juga tercatat sebagai mahasiswi Unisbank Jurusan Akuntansi semester 1. Baginya pendidikan tetap nomor satu. Ia pun akhirnya meneruskan jenjang pendidikannya yang sempat tertunda. Karena itu, ia harus pintar membagi waktu antara bekerja dan kuliah. “Pendidikan nomor satu, kemarin memang fokus kerja dulu sambil menabung,” pungkas wanita yang hobi menyanyi ini. (den/aro)

BAGIKAN