KPU Kesulitan Tetapkan Jumlah DPT

38

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng kesulitan menetapkan jumlah warga yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada di 7 kabupaten/kota, 2017 mendatang. Sebab, masih banyak yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP). Padahal, penetapan DPT di deadline hari ini (6/12).

Ketua Divisi Perencanaan dan Data KPU Jateng Diana Arifianti mengaku, hingga Senin (5/12), pihaknya belum menetapkan DPT karena proses sinkronisasi data belum selesai. Penyesuaian data ini terkendala masih banyaknya pemilih yang belum melakukan perekaman e-KTP. Meski begitu, tahapan terakhir penetapan DPT akan ditetapkan di rapat pleno terbuka, hari ini.

Menurutnya dari hasil pendataan akhir Oktober lalu masih diupayakan pendataan dengan memberikan surat keterangan bagi pemilih yang belum terdaftar di database manapun.¬†“Hingga saat ini, paling banyak yang belum Kabupaten Jepara. Tapi belum dipastikan jumlahnya. Menurut informasi dari Disdukcapil Jepara, ada sekitar 3.310 penduduk. Kalau Batang sudah clear sejak 4 Desember kemarin,” ungkapnya.

Dijelaskannya, jika hingga batas penetapan masih ada yang belum terdaftar di database manapun, mereka tetap bisa menggunakan hak pilih. Dengan cara mendatangi secara langsung TPS-TPS terdekat dan membawa KTP.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jateng, Wika Bintang menuturkan, ada sekitar 47 warga di 7 daerah yang menggelar Pilkada 2017 belum melalukan perekaman e-KTP.  Karena itu, pihaknya berupaya jemput bola dengan menurunakan personel hingga tingkat kecamatan untuk melakukan perekaman. Termasuk mendata penduduk yang berusia 17 tahun per Februari 2017 mendatang.

“Kendala kami sejauh ini mereka (penduduk) tidak ada di database. Tetapi mereka ada di 7 kabupaten/kota tersebut. Akan terus didata sehingga kelihatan apakah penduduk disitu atau bukan. Jangan sampai ada informasi data tapi tidak diverifikasi,” tegasnya.

Kepala Divisi SDM dan Organisasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Juhana mengapresiasi upaya Disnakertransduk Jateng dalam memastikan pemilih yang belum terdaftar atau belum memiliki syarat yang ditentukan PKPU.

“Pemilih yang belum jelas ini diberi batas waktu sampai besok (hari ini, red). Kami akan mengawal apa yang menjadi kebijakan yang ada di PKPU,” ucapnya (amh/ric)

BAGIKAN