Kencan di Hotel, 2 PNS Kantor BPN Digerebek

279

SEMARANG – Perbuatan dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang ini tak pantas dicontoh. Keduanya dilaporkan ke  Polrestabes Semarang dengan tuduhan melakukan perzinaan.

Pasangan PNS tersebut diketahui pria berinisial SG, 40, dan wanita berinisial AN, 38. Keduanya pejabat aktif di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Semarang.  Pelapornya, Agung Galih Hardiyanto, 39, yang tak lain adalah suami AN. Ia nekat melapor ke polisi setelah   memergoki istrinya bersama laki-laki lain keluar dari sebuah kamar hotel di Jalan Majapahit, Pedurungan, Minggu (4/12) lalu.

Laporan tersebut diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang dengan nomor surat tanda terima laporan pengaduan STTLP/19/XII/ 2016/Jateng/RES TBS SMG. Selain melakukan pelaporan, Agung juga menyerahkan kedua PNS mesum tersebut kepada petugas.

Agung mengaku mengetahui dugaan perselingkuhan itu bermula saat istrinya minta izin mengikuti kegiatan kantor di Salatiga.

“Bilang ke saya, katanya mau ikut menghadiri kegiatan Istri Karyawan dan Karyawati (Ikawati) BPN Kabupaten Semarang yang digelar di sebuah hotel di Salatiga selama dua hari, Sabtu (3/12) dan Minggu (4/12) lalu,” ungkap Agung usai pelaporan di SPKT Polrestabes Semarang, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin  (5/12) kemarin.

Namun demikian, Agung tidak langsung percaya begitu saja. Apalagi dirinya pernah mendengar selentingan jika istrinya menjalin hubungan dengan pria lain.  Ia pun berinisiatif mengawasi gerak-gerik AN selama  mengikuti kegiatan di sebuah hotel di Salatiga.  Benar saja, sekitar pukul 12.00, istrinya keluar dengan pria yang diketahui teman satu kantor AN.

“Setelah saya ikuti, sekitar jam 12.00, dia (AN) keluar dari hotel di Salatiga menuju parkiran, dan masuk ke dalam mobil Toyota Fortuner bersama laki-laki lain,” katanya.

Agung lantas membuntuti mobil Fortuner tersebut yang mengarah ke Kota Semarang. Celakanya, sampai di sekitaran Pasar Kambing, Agung sempat kehilangan jejak mobil tersebut. “Tapi saya terus mencari tempat penginapan yang ada di daerah situ dan sekitarnya,” ujarnya.

Upaya Agung membuahkan hasil setelah muter-muter di daerah Pedurungan. Ia menemukan mobil Fortuner tersebut terparkir di sebuah hotel tidak jauh dari Swalayan ADA Majapahit. “Saat  berkeliling itu tidak sengaja saya melihat mobil Fortuner parkir di hotel di Jalan Majapahit. Lalu saya masuk ke situ,” jelasnya.

Agung pun menemui resepsionis hotel, dan menanyakan kamar yang dipakai istrinya bersama pria lain tersebut. Namun pihak hotel sempat mempersulit dirinya. Karyawan hotel melarang Agung untuk menggerebek pasangan mesum itu.

“Karyawan hotel mengatakan istri saya memang ada di dalam kamar, tapi mereka tidak mau menunjukkan kamarnya. Lalu saya sanggong di luar mulai siang sampai malam sampai pagi lagi,” ungkapnya.

Agung sendiri merasa tidak sabar untuk menggerebek istrinya di dalam kamar. Namun sebelum menggerebek, Agung menelepon keluarganya serta kerabat istrinya untuk datang ke hotel tersebut. “Begitu mereka datang, kami langsung masuk ke dalam. Tapi kembali dicegah petugas hotel dengan alasan privasi,” jelasnya.

Agung bersama keluarganya pun memilih untuk menunggu di luar. Hingga pada Minggu (4/12) sekitar pukul 07.00 pagi, melihat istrinya keluar hotel bersama SG menuju parkiran mobil. “Saat itu saya langsung mendekat dan membawa mereka ke Polrestabes,” katanya.

Hingga kini laporan kasus dugaan perzinaan itu masih dalam penelusuran penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang. Pasangan mesum itu dimintai ketarangan pihak kepolisian. (mha/aro)

BAGIKAN