Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Lewat Wayangan

61
BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG SOSIALIASI: Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem melalukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan melalui media seni wayang di Desa Purwokerto, Patebon, Kendal, Sabtu (3/12) malam.
BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG
SOSIALIASI: Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem melalukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan melalui media seni wayang di Desa Purwokerto, Patebon, Kendal, Sabtu (3/12) malam.

KENDAL—Empat anggota DPR/MPR RI melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Cukup unik, lantaran penyampaiannya dilakukan melalui media kebudayaan tradisi wayang kulit.

Empat anggota DPR/MPR RI itu yakni, Fadholi (Fraksi Partai Nasdem), Alamauddin Dimyati Rois (Fraksi PKB), Abdul Rahmi (DPD RI) dan Sri Wulan (Fraksi Gerindra). Gelaran wayang kulit yang berlangsung di Lapangan Desa Purwokerto Kecamatan Patebon, Sabtu (3/12) malam.

Anggota MPR RI Fadholi, mengatakan, kegiatan sosialisasi empat pilar merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin oleh MPR RI di seluruh daerah di Indonesia. Sosialisasi empat pilar dimaksudkan untuk memberikan pencerahan terkait Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika yang menjadi satu bagian sangat penting agar bisa dilakukan masyarakat.

“Pertunjukan wayang kulit mengandung unsur nasehat, pesan yang dibungkus seni. Selain itu, wayang kulit yang merupakan seni budaya peninggalan nenek moyang,” katanya.

Menurutnya, wayang kulit dapat dengan mudah dipahami oleh masyarakat umum, terutama yang ada di pedesaan. “Dengan sosialisasi melalui seni budaya akan lebih bagus dan mudah untuk bisa dimengerti masyarakat, sehingga tidak terdapat suatu kesan yang berat, namun akan lebih mengena,” kata dia.

Pemaparan nilai-nilai Pancasila yang merupakan filosofi bangsa Indonesia kepada masyarakat melalui wayang kulit akan lebih tepat. Pengamalan sila-sila Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. “Keutuhan NKRI juga menjadi satu bagian yang harus dijaga bersama. Keutuhan NKRI sangat penting bagi negara Indonesia,” terangnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kendak, Agus Rifai, mengapresiasi angota MPR RI yang telah menggelar sosialisasi lewat wayang. Metode sosialisasi menggunakan wayang kulit sangat tepat dan efektif, karena wayang kulit lebih dekat dengan masyarakat, sehingga dengan begitu, pesan yang disampaikan kepada masyarakat akan lebih mengena. “Saya berharap empat pilar tersebut bisa dipahami secara utuh dan menyuluruh oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Kendal,” timpalnya. (bud)

BAGIKAN