Polisi Buru Pemberi Bocoran Identitas Nasabah

Soal Mantan Sopir Taksi Bobol Uang di 9 Bank

603

SEMARANG-Kasus kejahatan perbankan yakni pembobolan kartu kredit dan kredit tanpa agunan terhadap sembilan Bank di Kota Semarang terus ditindaklanjuti Polrestabes Semarang. Saat ini, petugas terus melakukan pengejaran terhadap pelaku berinisial A yang memberikan bocoran identitas nasabah bank kepada otak pelaku kejahatan, yakni Muhammad Deky Nawawi, mantan sopir taksi.

“Dia (A) masih kami kejar. Sudah dua hari ini, petugas terus melakukan pemantauan termasuk di wilayahnya (tempat tinggal),” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wiyono Eko saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (3/12) kemarin.

Sembari melakukan pengejaran terhadap A, pihak kepolisian juga terus melakukan pendalaman terhadap tiga pelaku yang telah ditangkap. Yakni, Muhammad Deky Nawawi, 32, warga Ngesrep Timur Kelurahan Sumurboto, Banyumanik; Edi Prayitno, warga Graha Pesona Jatisari Blok A, Mijen dan Taufik, 32, warga Pundungputih, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

“Masih terus kami dalami dan kembangkan. Kalau keterangannya pelaku, ada sembilan bank. Kalau di luar Kota Semarang kami belum tahu, makanya masih dikembangkan,” tegasnya.

Sembilan perbankan meliputi Bank Bukopin, Danamon, BNI dan Bank CIMB Niaga. Jumlah uang yang diperoleh dalam aksi kejahatan ini mencapai Rp 40 juta. Selain itu, Bank BII, HSBC, Mandiri, City Bank, dan Bank Standart Chartered (KTA dan Credit Card). Sehingga totalnya ada Rp 335 juta. “Namun hingga saat ini belum ada korban yang melapor. Mungkin ini hari libur. Mulai Senin nanti, kami akan mengontak bank satu persatu,” ujarnya.

Selain itu, dugaan adanya pelaku lain selain tiga tersangka dan A, pelaku Deky sebelumnya telah melakukan kejahatan ini di Bali. Namun Deky hanya membantu seseorang. “Kalau dulu mainnya di Bali, dia (Deky, red) hanya membantu. Setelah mahir, pulang ke Semarang dan bermain disini. Cuman sindikat itu di Bali sudah ada lama. Jadi kalau di tempat lain kemungkinan ada,” katanya.

Terpisah, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menegaskan telah memerintahkan anggotanya untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku yang masih buron. “Sudah saya perintahkan segera ditangkap. Itu kan orang Semarang,” tegasnya. (mha/ida)

BAGIKAN