Membangun Prestasi Olahraga Dunia dengan Pembudayaan Olahraga di Balai/Unit Pengasuhan Anak Jateng

52
Drs. Effendi Hari MC, M.Pd.
Drs. Effendi Hari MC, M.Pd.

Oleh : Drs. Effendi Hari MC, M.Pd. *)

PEMBIBITAN olahraga merupakan sebuah tahap penting dalam pembinaan prestasi olahraga yang merupakan pondasi dari bangunan sistem pembinaan prestasi olahraga. Sistem pembinaan prestasi olahraga yang diikuti oleh sistem pembinaan olahraga.

Adapun filosofi dari penggalian dan pembibitan prestasi olahraga di Balai Unit Pengasuhan Anak Provinsi Jawa Tengah antara lain terdapat 15 Balai Unit Pengasuhan Anak di Provinsi di Jawa Tengah yang tidak menutup kemungkinan mempunyai potensi prestasi olahraga yang dimiliki anak-anak Balai Pengasuhan. Anak-anak Balai Pengasuhan sudah terbiasa dengan keluarga buatan (bukan keluarga inti), maka akan lebih memiliki mental bertanding dan rasa memiliki yang lebih baik.

Pelaksanaan proyek perubahan ini akan difokuskan pada pengembangan sistem pembibitan dalam rangka pemerataan sumber bibit di Balai Unit Pengasuhan Anak Provinsi Jawa Tengah untuk melengkapi sistem pembibitan yang sudah ada sekaligus memberikan hak yang sama bagi penghuni Balai yang notabene “kurang mampu” untuk mendapatkan hak yang sama dalam bidang olahraga (sport for all). Kegiatan ini dimulai dengan test/assessment bakat/minat/potensi yang dimiliki oleh anak balai untuk bisa berprestasi dalam cabang olahraga tertentu.

Hakekat pembangunan olahraga nasional adalah upaya dan kegiatan pembinaan dan pengembangan olahraga yang merupakan bagian upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang utamanya ditujukan untuk pembentukan watak dan kepribadian termaksud sifat-sifat disiplin, sportivitas dan etos kerja yang tinggi. Berdasarkan kualitas kesehatan akan tercapai peningkatan prestasi olahraga yang dapat membangkitkan kebanggaan nasional dan membawa nama harum bangsa.

Melalui pembinaan olahraga yang sistematis, kualitas SDM dapat diarahkan pada peningkatan pengendalian diri, tanggung jawab, disiplin, sportivitas yang tinggi yang mengandung nilai transfer bagi bidang lainnya. Yang pada akhirnya dapat diperoleh peningkatan prestasi olahraga yang dapat membangkitkan kebanggaan nasional dan ketahanan nasional secara menyeluruh. Oleh sebab itu, pembangunan olahraga perlu mendapat perhatian lebih proporsional melalui manajemen, perencanaan, dan pelaksanaan yang sistematis dalam pembangunan nasional.

Untuk mencapai jenjang prestasi tinggi diperlukan sistem pembibitan yang bagus. Tanpa pembibitan yang tersistem dengan baik maka tahap pencapaian prestasi tidak akan tercapai dengan baik. Sistem pembibitan yang baik adalah sistem pembibitan yang mampu memberikan pondasi yang kuat untuk menuju ketahap selanjutnya yaitu spesialisasi yang selanjutnya secara berkelanjutan dibina menjadi prestasi tingkat tinggi.

Pada pola pembibitan olahraga terdapat serangkaian proses pembibitan yang merupakan program jangka panjang pada tahap pondasi pembinaan prestasi yang mengantarkan atau mempersiapkan atlet pada tahap selanjutnya yaitu tahan spesialisasi dan tahap prestasi tingkat tinggi.

Dinas Pemuda dan Olahraga (DINPORA) Provinsi Jawa Tengah merupakan lembaga pemerintahan daerah yang melaksanakan urusan pembinaan di bidang Pemuda dan Olahraga guna mewujudkan kepemudaan dan keolahragaan di Provinsi Jawa Tengah yang berkualitas dan berdaya saing.

Selama ini pembibitan dan pembinaan olahraga prestasi dilakukan secara sistematis, sehingga dapat ikut mengharumkan nama bangsa di forum internasional dan membangkitkan rasa kebangaan nasional. Adapun permasalahan yang ada dalam pemanduan, pembibitan, pengembangan prestasi olahraga di Jawa Tengah antara  lain  kurang intensifnya pembibitan dan pembinaan prestasi olahraga dalam mengembangkan olahraga yang berjenjang dan berkelanjutan. Hal ini dipengaruhi oleh belum mantapnya kelembagaan olahraga terutama klub-klub olahraga yang menjadi ujung tombak pembinaan manajemen.

Adapun filosofi dari penggalian dan pembibitan prestasi olahraga di Balai/Unit Pengasuhan Anak Provinsi Jawa Tengah antara lain terdapat 15 (lima belas) Balai/Unit Pengasuhan Anak Provinsi Jawa Tengah yang ada di Provinsi di Jawa Tengah yang tidak menutup kemungkinan mempunyai potensi prestasi olahraga yang dimiliki anak-anak Balai Pengasuhan. Anak-anak Balai/Unit Pengasuhan sudah terbiasa dengan keluarga buatan (bukan keluarga inti), maka akan lebih memiliki mental bertanding dan rasa memiliki yang lebih baik.

Berdasarkan latar belakang dan hasil analisis diatas, melalui proyek perubahan ini akan dilakukan perubahan terhadap salah satu variabel penting pada Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah.

Pelaksanaan proyek perubahan ini akan difokuskan pada pengembangan sistem pembibitan dalam rangka pemerataan sumber bibit di Balai Unit Pengasuhan Anak Provinsi Jawa Tengah untuk melengkapi sistem pembibitan yang sudah ada sekaligus memberikan hak yang sama bagi penghuni balai yang notabene “kurang mampu” untuk mendapatkan hak yang sama dalam bidang olahraga (sport for all). (*)

BAGIKAN