Kades dan BPD Dilatih Tanggap Bencana

61
DIKLAT : Kabid Kedaruratan BPBD Demak, Mahfudz memberikan materi pelatihan tanggap bencana kepada kades dan BPD di Kantor Diklat, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIKLAT : Kabid Kedaruratan BPBD Demak, Mahfudz memberikan materi pelatihan tanggap bencana kepada kades dan BPD di Kantor Diklat, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Sejumlah kepala desa (kades) danggot Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari berbagai desa rawan bencana kemarin menjalani proses pelatihan tanggap bencana. Pelatihan selama dua hari yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak ini berlangsung di gedung kantor Diklat, Buyaran, Kecamatan Karangtengah. Kegiatan tersebut diisi narasumber dari BPBD setempat. Yaitu, Kepala Pelaksana BPBD Anjar Gunadi dan Kabid Kedaruratan dan Logistik, Mahfudz.

Kasi Kedaruratan, Suprapto mengatakan, latihan dasar penanganan bencana ini diperlukan untuk para pemangku kebijakan di tingkat desa, khususnya yang masuk daerah rawan bencana. Karena itu, para peserta dibekali materi berupa kesiapsiagaan pencegahan serta penanganan kondisi darurat bencana.

“Supaya pak kades dan BPD ini tahu mekanisme proses penanganan bencana dan penyelamatan warga dari bencana,” katanya.

Kades dan anggota BPD yang dilatih antara lain berasal dari Desa Mijen, dan Pecuk, Kecamatan Mijen. Kemudian, Desa Tlogorejo, dan Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen. Lalu, Desa Trimulyo,  Bakalrejo, Turitempel, dan Bumiharjo, Kecamatan Guntur. Selanjutnya, dari Desa Lempuyang dan Tlogodowo, Kecamatan Wonosalam. Desa Sayung, Dombo, Prampelan dan Sidorejo, Kecamatan Sayung. Kemudian, Desa Ketanjung, Desa Kedungwaru Lor, Kecamatan Karanganyar. Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen. Terakhir, dari Desa Jungpasir, Tedunan, Kedungmutih, Kecamatan Wedung serta Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung. (hib/ida)

BAGIKAN