Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah Rusak

83
RUSAK PARAH : Salah satu rumah di Desa Denasri Kabupaten Batang yang rusak poranda terkenan angin puting beliung, Kamis (1/12) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
RUSAK PARAH : Salah satu rumah di Desa Denasri Kabupaten Batang yang rusak poranda terkenan angin puting beliung, Kamis (1/12) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG-Ratusan rumah di 10 desa/kelurahan di dua kecamatan Kabupaten Batang mengalami kerusakan, akibat diterjang angin puting beliung saat hujan deras, Kamis (1/12) kemarin. Salah satu wilayah yang parah adalah Desa Denasri Wetan, sebanyak 241 rumah rusak terkena angin puting beliung. Di antaranya, satu rumah ambruk total dan tiga rumah rusak parah.

Kepala Desa Denasri Wetan, Amat Abdullah menerangkan bahwa di wilayahnya sedikitnya ada 241 rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung. “Setelah ada laporan, banyak rumah warga kami yang terkena angin puting beliung. Karena itu, kami langsung ke lokasi, mendata rumah yang kena musibah. Ternyata hampir sebagian besar terkena dampaknya. Total yang kena 241 unit rumah,” kata Amat sambil menunjukkan beberap rumah yang rusak, Jumat (2/12) kemarin.

Sesaat pasca hujan reda, pihaknya langsung minta bantuan kepada Camat, Danramil dan Kapolsek. Sekaligus untuk membantu mencarikan solusi.

“Atas kejadian ini, kami mengharapkan bantuan kepada pemerintahan, agar rumah yang kena angin dibantu, terutama yang rusak parah dan roboh,” harapnya.

Lebih lanjut, rumah yang rusak tersebut milik keluarga Darsono, Yastuti dan Amin. Sedangkan milik Paul ambruk akibat bangunan tidak kuat. Total kerugian yang menimpa warga, kurang lebih Rp150-an juta.

Salah satu warga yang rumahnya rusak kena angin, Warnitun mengatakan dirinya dan keluarga hanya bisa pasrah menerima musibah tersebut. “Saat hujan kemarin, saya pas di belakang ruma. Tahu-tahu, angin kencang menerbangkan genteng rumah kami. Saat itu, kami bingung, mau keluar rumah juga takut. Akhirnya berlindung seadanya,” jelasnya.

Untuk itu, mewakili warga Denasri, dirinya berharap kebijaksanaan dari pemerintah agar dapat bantuan. Minimal ada bantuan untuk genteng, agar bisa mengganti atap yang sudah rusak.

Dari pantuan di lapangan, sebagian warga yang berkecukupan langsung memperbaiki sendiri rumahnya yang rusak, dengan membeli genteng baru. Sebagian rumah lain, dibetulkan atas bantuan warga, dengan merapikan dan menggunakan genteng yang masih layak pakai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Yesaya Simanjuntak, mengungkapkan bahwa angin puting beliung merusak 10 desa/kelurahan, di wilayah Kecamatan Batang dan Warungasem. Yaitu di Kecamatan Batang di Kauman, Kalisalak, Watelasit, Kalipucang Wetan, Kalipucang kulon, Karanganyar, Denasri Kulon, Denasri wetan. Sementara di Warungasem di Desa Terban dan Menguneng. Yang kesemuanya satu desa dan yang lain memang berdekatan dan satu area, sehingga berdampak sama. “Selain Denasri, di Warungasem juga ada rumah roboh, namun rumahnya memang sejak semula sudah rusak. Juga ada puluhan tiang listrik dan pohon ambruk,” ujarnya. (han/ida)

BAGIKAN