310 Km Jalan Belum Sesuai Standar

58

SEMARANG – DPRD Jateng mendukung langkah pemprov yang menargetkan jalan sepanjang 2.404,741 km masuk dalam kondisi baik pada 2018. Target itu sepertinya bisa terealisasi. Mengingat saat ini sudah 88,8 persen jalan dalam kondisi baik.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainirichadl mengatakan, masih ada sebanyak 8,2 persen jalan dalam kondisi rusak. Ia meminta pemprov benar-benar merealisasikan tahun infrastruktur karena ini merupakan akses utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. ”Jika infrastruktur bagus, jelas akses ke seluruh daerah bisa lebih cepat,” katanya.

Dewan meminta pemprov bisa membangun jalan sesuai dengan Perda Standardisasi Jalan yang saat ini tinggal menunggu register di Kemendagri. Dalam regulasi tersebut, hal penting adalah pengaturan lebar jalan provinsi minimal 7 meter. Pada 2017 rencananya lebar jalannya sudah sesuai standar di Perda. ”Standardisasi ini sebagai acuan agar jalan bisa sama dan kualitas  pembangunannya bisa bertahan lama,” ujarnya.

Saat ini ada 310 kilometer jalan provinsi lebarnya masih 4 meter. Yang lebarnya 5 meter sepanjang 429 kilometer, dan yang lebarnya masih 6 meter sepanjang 925 kilometer. Jalan tersebut tersebar di 9 balai. Kondisi tersebut harus disikapi dengan cepat, agar kondisi jalan bisa standar dan bisa benar-benar dinikmati masyarakat Jateng. ”Tanggung jawab pemprov untuk membangun yang belum sesuai standar. Dan anggaran juga sudah digedok,” tambahnya.

Di 2016 ini, banyak jalan kabupaten/kota yang dialih status menjadi jalan provinsi. Semula, jalan provinsi Jateng sepanjang 2.565 kilometer, dengan alih status sesuai Pergub nomor 260 tahun 2016 menjadi 2.404,741 kilometer. ”Komitmen untuk perbaikan infrastruktur harus didukung. Tetapi tetap sesuai dengan kualitas yang bagus,” tambah anggota Komisi D DPRD Jateng, Samirun.

Dewan meminta agar semua pembangunan infrastruktur lebih merata. Karena selama ini jalan pantura terkesan lebih mendapatkan porsi lebih dibandingkan jalan selatan. Padahal, jalan selatan merupakan akses utama juga di Jateng. (fth/ric/ce1)

BAGIKAN