Semua Paslon Melanggar Aturan

43
RAZIA ATRIBUT: Petugas gabungan penertiban APK saat membongkar spanduk pasangan calon di Kecamatan Argomulyo. (Joko Susanto)
RAZIA ATRIBUT: Petugas gabungan penertiban APK saat membongkar spanduk pasangan calon di Kecamatan Argomulyo. (Joko Susanto)

SALATIGA-Ratusan personel tim gabungan dari Polres, Satpol PP, KPU, Panwaslu dan Dishub di Kota Salatiga menggelar operasi penertiban alat peraga kampanye (APK), Kamis (1/12). Selama penertiban, beragam baliho, spanduk kedua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Salatiga yang melanggar aturan, dicopot.

Ketua Panwaslu Kota Salatiga Arsyad Wahyudi mempersilakan tim untuk menertibkan dan membersihkan semua APK yang dipasang oleh kedua paslon maupun pendukung. Hanya saja untuk APK yang difasilitasi KPU memang diberi pengecualian.

“APK semua harus dibongkar, apalagi yang dipasang di pohon, tiang listrik. Cuma yang difasilitasi dari KPU, kalaupun ada yang dipasang di pohon atau tiang listrik, nanti disisihkan untuk dipindah,” kata Arsyad saat memberikan arahan di halaman kantor Satpol PP Kota Salatiga.

Dari pengamatannya, semua pasangan calon melanggar aturan pemasangan APK. Seluruh APK yang kena razia, langsung dikumpulkan dan disimpan di kantor Satpol PP Kota Salatiga. “Kita sudah memberi peringatan, kita juga sudah memberikan informasi kepada para paslon agar membersihkan sendiri. Namun sesuai waktu yang sudah ditentukan, belum dilakukan, makanya kita tertibkan sendiri,” tandasnya.

Dia juga menyebutkan, APK yang difasilitasi KPU memang boleh diperbanyak oleh masing-masing paslon. Namun APK yang diperbanyak harus ada rekomendasi dan persetujuan KPU. Hingga kemarin, pihaknya belum menerima laporan adanya APK yang diperbanyak oleh paslon.

“Kalau yang difasilitas KPU ada logonya. Berkaitan titik-titik yang ditertibkan adalah zona kawasan selektif di empat kecamatan yang ada di Kota Salatiga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Penertiban Satpol PP Kota Salatiga Suwarno menegaskan, apabila penertiban tersebut tidak selesai dalam satu hari maka akan dilanjut Jumat (2/12) ini. “Dibatasi sampai pukul 13.00, jadi begitu selesai langsung cabut. Yang penting hari ini (kemarin, red), kita semangat terus bekerja sesuai aturan,” katanya. (jks/ton)

BAGIKAN