Pesan Sabu, Joko Edan Kirim SMS ke Rustam

279
SANTAI: Dalang Ki Joko Edan saat berada di tahanan Pengadilan Negeri Semarang. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
SANTAI: Dalang Ki Joko Edan saat berada di tahanan Pengadilan Negeri Semarang. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Setelah sempat tertunda, terdakwa Djoko Hadi Widjojo alias Ki Joko Edan menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (1/12). Dalang asal Semarang ini menjalani sidang atas kasus penyalahgunaan narkotika.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan ini, Joko Edan dinilai melanggar pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Omar Dhani, menguraikan, terdakwa telah mengonsumsi narkotika jenis sabu di dalam rumahnya. Tidak hanya sekali, menurut jaksa, terdakwa sering menggunakan sabu sebelum mendalang.

Sabu tersebut, lanjut jaksa, diperoleh dari seseorang bernama Rustam yang dipesan terdakwa melalui pesan singkat SMS. Kepada Rustam, terdakwa memesan sabu seberat 0,5 gram pada September 2016 lalu. Sabu ini digunakan oleh terdakwa sebelum bertolak ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta untuk manggung.

”Nama penjual (sabu) dalam handphone terdakwa ditulis dengan nama Kacamata,” ujar jaksa di hadapan majelis hakim yang diketuai Pudjo Unggul SH.

Dalam sidang ini, Joko Edan yang tidak didampingi penasihat hukum tidak keberatan dan menerima dakwaan jaksa. ”Saya tidak keberatan, langsung (pemeriksaan) saksi saja,” jawab terdakwa saat ditanya hakim.

Usai sidang, terdakwa tampak tenang berada di ruang tahanan PN Semarang. Di dalam ruang tahanan, terdakwa dengan santai terlihat bercengkerama bersama tahanan lainnya. Ia juga sempat bercakap dengan salah satu putrinya yang mengunjunginya di ruang tahanan PN Semarang. Bahkan, ketika hendak memasuki mobil tahanan Kejaksaan Negeri, dengan senyuman terdakwa menyapa beberapa ibu-ibu yang ada di sekitar mobil. ”Mangga Bu….,” sapanya.

Sebelumnya, terdakwa ditangkap petugas Reserse Narkoba Polda Jateng atas kepemilikan narkotika jenis sabu. Saat penggeledahan, Kamis (29/9) pukul 23.00, ditemukan 0,3 gram sabu beserta alat isap di brankas kamar rumahnya Jalan Karanganyar Nomor 7 RT 03 RW 03 Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik. (sga/aro/ce1)

BAGIKAN