Bupati Mirna Inginkan Petani Kendal Kaya Raya

Salurkan 104 Ekor Sapi dan 43 Traktor

88
BANTU PETANI: Bupati Kendal Mirna Annisa saat menyerahkan bantuan traktor kepada petani di Kecamatan Pageruyung, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANTU PETANI: Bupati Kendal Mirna Annisa saat menyerahkan bantuan traktor kepada petani di Kecamatan Pageruyung, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL — Bupati Kendal, Mirna Annisa, menyerahkan bantuan mesin pertanian traktor kepada kelompok tani. Selain itu, juga diserahkan bantuan sapi kepada kelompok peternak di Kecamatan Pageruyung. Traktor yang diserahkan ada sebanyak 43 unit, yang dibagikan ke tiga kelompok tani. Sedangkan bantuan sapi ternak yang diserahkan sebanyak 104 ekor kepada delapan kelompok tani.

Mirna mengatakan, jika petani dan peternak harus makmur dan sejahtera. Sebab, petani adalah penopang swasembada pangan untuk negeri ini dan masing-masing daerahnya.

”Sudah saatnya petani dan peternak itu hidup kaya, seperti di negara-negara luar, di mana petani mendapatan perhatian besar dari pemerintah dan swasta,” katanya di sela penyerahan bantuan di Kecamatan Pageruyung, Kamis (1/12).

Namun Mirna berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya, jangan sampai dijual atau digadaikan. Traktor tersebut harus digunakan sebaik-baiknya untuk percepatan pengolahan lahan sawah. Begitu pun ternak sapi harus dikembangbiakkan hingga beranak pinak.

”Ini salah satu upaya dari pemerintah pusat menopang ketersediaan swasembada pangan, yakni padi dan daging. Sebab, selama ini Indonesia yang lahannya subur, tapi masih mengimpor beras dan daging dari luar negeri,” jelasnya.

Selain itu, dia meminta agar pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk berkoordinasi melakukan pengawasan terhadap penerima bantuan. Sehingga jangan sampai bantuan tersebut benar-benar dirawat dengan baik.

Selain upaya pemberian bantuan tersebut, pada 2017 mendatang, pihaknya akan memberikan kemudahan pinjaman modal kepada para petani dan nelayan di Kendal. Yakni, pinjaman dana melalui Bank Kendali Arta yang merupakan BUMD. ”Saat ini, masih kami bahas dengan dewan untuk teknisnya. Harapannya, petani di Kendal bisa hidup makmur,” tandasnya.

Sebagai bupati, ia berkomitmen untuk menjaga lahan hijau di Kendal. Terutama wilayah Kendal bagian atas, agar jangan sampai tergerus oleh alih fungsi lahan. ”Sehingga Kendal ini bisa memiliki swasembada pangan sendiri yang bisa menopang kebutuhan pangan di Kendal,” katanya.

Salah seorang warga penerima bantuan sapi, Wahyudi, 60, mengucapkan terima kasih kepada bupati yang telah menggulirkan bantuan sapi dan traktor dari pemerintah pusat ke warga Pageruyung. ”Harapan kami, bantuan ini juga merambah ke petani dan peternak lain di seluruh wilayah Kendal,” harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) Kendal, Sri Purwati, menambahkan, sejauh ini Pemkab Kendal telah menyalurkan bantuan dari Kementerian Pertanian berupa 161 unit traktor, 32 pompa air, 104 ekor sapi, dan transplanter atau alat pemotong padi.

Ia berpesan agar bantuan tersebut jangan sampai dijual. Sebab, jika dijual, maka bisa bermasalah dan bisa dijerat secara hukum. ”Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, dan ke depan bantuan dari pemerintah lebih banyak lagi,” ujarnya. (bud/aro/ce1)

BAGIKAN