APBD 2017 Disahkan, Rasionalisasi Kegiatan Dewan Rp 8,6 M

44

SEMARANG – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 Kota Semarang, akhirnya disahkan DPRD Kota Semarang dalam rapat paripurna, Rabu (30/11) malam. Dewan memberi persetujuan setelah dilakukan rapat secara marathon selama tiga hari berturut-turut.

”Alhamdulillah akhirnya bisa disahkan. Rapat baik tingkat komisi maupun paripurna selalu kuorum dan dihadiri seluruh kepala SKPD,” kata Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi.

Meski dibahas dalam waktu yang relatif singkat, namun DPRD Kota Semarang selalu melakukan pembahasan secara detail sehingga banyak yang dievaluasi pada sistem anggaran pemkot. ”Ada beberapa yang kurang tertib. Dewan mencermati setiap usulan anggaran yang disampaikan masing-masing SKPD secara ketat,” katanya.

Dijelaskan, setelah disahkan menjadi APBD akan disampaikan ke Gubernur Jateng kemudian dua minggu lagi akan ditetapkan sebagai APBD dan dibuat perwal agar anggaran ini bisa dijalankan. ”Sebelum penetapan nanti, pemkot diharapkan sudah mulai menyiapkan proses-proses lelang. Sehingga Januari tidak kepuntal-puntal lagi. Minimal akhir Desember sudah ground breaking,” katanya.

Dalam pembahasan RAPBD, salah satu yang dievaluasi yaitu rasionalisasi kegiatan anggota dewan sekitar Rp 8,6 miliar. Kemudian kegiatan di beberapa SKPD dengan nilai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. ”Rasionalisasi ini baik di SKPD maupun dewan intinya kami ingin kinerja bisa optimal dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Serta proyek-proyek yang sudah direncanakan dan dianggarkan bisa segera terealisasi sesuai aturan dan kualitasnya semakin baik,” kata Supriyadi.

Adapun total dari dana APBD Pemkot Semarang 2017 adalah sebesar Rp 4,3 triliun dengan PAD Rp 1,5 triliun lebih dan defisit Rp 600 juta. Kekurangan ini akan ditutup dari Silpa sebesar Rp 1 triliun.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan terima kasih kepada para anggota dewan. Meski di awal ada miss-komunikasi tentang regulasi UU Nomor 23 Tahun 2014, dengan kerja keras Perda ABPD 2017 akhirnya bisa disahkan tepat waktu. ”Sekarang tinggal dikirim ke gubernur untuk persetujuan dan diparipurnakan lagi,” katanya, Kamis (1/12). Setelah disahkan menjadi anggaran daerah 2017 nantinya diharapkan segera dilakukan proses lelang kegiatan. Sehingga Januari 2017 dinas sudah dapat berjalan melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan tersebut. (zal/ce1)

BAGIKAN