Imbau Warga Tak Ikuti Aksi Damai 212

414
DOK.JAWA POS RADAR SEMARANG BAHAGIA: Dandim 0715 Kendal, Letkol Inf Piter Dwi Aryanto (Kanan) saat menerima kue ulang tahun dari Kapolres Kendal, AKBP Hamdan Maulana (tengah) pada perayaan HUT TNI 2016.

KENDAL—Rencana aksi damai Bela Islam Jilid III di Jakarta pada 2 Desember menjadi perhatian khusus bagi Kodim 0715 Kendal. Komandan Kodim (Dandim) 0715 Kendal, Letkol Inf Piter Dwi Aryanto mengimbau agar masyarakat Kendal tidak terpancing untuk mengikuti aksi tersebut.

Pasalnya, aksi yang akan digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) tersebut, diprediksi akan sulit dikendalikan. Mengingat banyaknya massa yang hadir dari berbagai daerah.

“Kami memperkirakan aksi akan sulit dikendalikan, karena menyangkut banyaknya massa yang datang. Jadi kami menghimbau agar warga Kendal dan sekitarnya tidak usah ikut berangkat ke Jakarta,” tandasnya.

Selain itu, dikhawatirkan Aksi 212 nantinya akan disusupi pihak-pihak tertentu. Yakni kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi keramaian untuk kepentingan golongan. Tujuannya hanya membuat situasi di Jakarta menjadi tidak kondusif. Sehingga rawan terjadi kericuhan massa.

Ia menghimbau, jika hendak menyampaikan aspirasi masyarakat Kendal dan sekitarnya, cukup bisa melakukannya di wilayahnya masing-masing. “Disampaikan secara baik, tidak harus datang ke jakarta,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Kendal, Ferinando Bonay mengaku telah melakukan pedekatan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang akan ikut Aksi 212. “Kami bersama Kodim dan Polres masih melakukan pendekatan kepada mereka,” kata Feri.

Feri mengatakan, juga menghimbau agar warga juga tidak usah berangkat ke Jakarta. Hal itu lantaran aksi damai tersebut sangat rentan diboncengi kepentingan tertentu yang berpotensi pada kericuhan massa. (bud)