Bupati Mirna Terima Penghargaan MURI

469
REKOR MURI: Deputi Manajemen MURI, Ani Siregar, menyerahkan penghargaan kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa, sebagai penyelenggara pendukung lomba memancing ikan kakap putih dengan peserta terbanyak. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
REKOR MURI: Deputi Manajemen MURI, Ani Siregar, menyerahkan penghargaan kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa, sebagai penyelenggara pendukung lomba memancing ikan kakap putih dengan peserta terbanyak. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL — Bupati Kendal, Mirna Annisa, menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas prestasi menggelar lomba memancing ikan kakap putih tingkat nasional di Pelabuhan Kendal dengan peserta terbanyak. Tercatat dalam lomba yang memperebutkan Piala Bupati Kendal tersebut diikuti 1.350 peserta.

Lomba tersebut digelar bersama Insane Fishing Club Indonesia  sejak Sabtu (19/11) malam, hingga Minggu (20/11) siang. Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Subarso; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kendal, Agus Rifai; Deputi Managemen MURI Ani Siregar, dan Ketua Umum Insane Fishing Club Indonesia, Andi Wijaya.

Mirna mengatakan, kegiatan tersebut dinilai sangat efektif untuk mempromosikan Kendal sebagai Kota Pantura yang memiliki budaya pesisir. Ke depan kegiatan tersebut bisa menjadi salah satu wisata bahari yang digelar rutin setiap tahun.

”Banyaknya peserta yang ikut dalam lomba memancing ini di luar dugaan. Justru ini membuktikan Kendal berpotensi menjadi destinasi wisata bahari,” katanya.

Ia berharap, Dinas Pariwisata bisa mengembangkan konsep wisata bahari di Kendal dan mengemasnya dengan berbagai kegiatan yang bisa menarik wisawatan baik lokal maupun mancanegara datang ke Kendal. Apalagi kondisi laut di Kendal sangat bagus dan belum ada yang tercemar.

”Kegiatan ini bisa sebagai kampanye cinta lingkungan dan melestarikan laut agar jangan sampai tercemar dan dirusak. Sebab, tak sedikit warga yang mencari ikan dengan cara yang merusak. Seperti penggunaan bahan peledak atau cara yang merusak lainnya,” bebernya.

Untuk mempersiapkan Kendal sebagai destinasi wisata, menurutnya, harus ada dukungan dari masyarakat. Salah satunya dengan  membiasakan mengucapkan kata ’terima kasih’ dan ’mohon maaf’ sebagai budaya asli Kendal. Hal ini sepele, tapi menjadi awal yang penting untuk menunjukkan pada wisawatan bahwa masyarakat Kendal itu ramah tamah.

Deputi Manajemen MURI, Ani Siregar, mengatakan, kegiatan tersebut tercatat MURI lomba memancing kakap putih tingkat nasional dengan peserta terbanyak, yakni sejumlah 1.350 orang. Sampai saat ini, kata dia, Kendal telah menorehkan 15 kali rekor MURI sejak 2011.  ”MURI memberikan penghargaan kepada Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi sebagai penyelenggara pendukung lomba memancing kakap putih tingkat nasional dengan jumlah pemancing terbanyak,” tandasnya.

Bupati Kendal Mirna Annisa menyerahkan piala dan sebuah sepeda motor kepada Juara I Sunoto asal Kendal yang berhasil mendapatkan ikan kakap putih seberat 1,56 kilogram. Juara II diraih Agung Feri Handoko asal Semarang dengan ikan seberat 1,19 kilogram. Ia berhak mengantongi uang tunai sebesar Rp 7,5 juta. Sedangkan juara III, Fahrul Rozi asal Kendal, yang mendapatkan ikan seberat 1,15 kilogram, dan berhak atas uang tunai sebesar Rp 5 juta. Posisi terakhir Heriyanto, Kendal, yang mendapatkan ikan seberat 1,13 kilogram dan berhak membawa pulang uang tunai Rp 2,5 juta. (bud/adv/aro/ce1)