Temukan Alat Isap Sabu di Kamar David

323

SEMARANG – Dugaan Dian Kumala Dewi, istri David Nugroho, 30, warga Jomblang Perbalan RT 07 RW 02 Kelurahan Candi, Candisari, terlibat jaringan narkoba semakin terbukti. Ini setelah polisi menemukan alat isap narkoba jenis sabu di kamar tidur David, tempat untuk melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak racun serangga bersama dua anaknya, Selasa (8/11) dini hari lalu.

Baca : Istri Punya PIL, David Depresi, Ayah Ajak Bunuh Diri Dua Anaknya

”Petugas kami menemukan seperangkat alat isap sabu di dalam laci meja kamar tidur David,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (11/11) kemarin.

Namun demikian, Abiyoso mengakui belum bisa memastikan pemilik alat untuk mengonsumsi narkoba tersebut. Pihaknya masih melakukan penelusuran untuk mengungkap kasus tersebut.

”Kita belum tahu, apakah itu milik David atau istrinya (Dian). Barang itu masih dalam pengembangan,” katanya.

Abiyoso menambahkan, sampai kemarin, anggotanya belum berhasil menemukan Dian Kumala Dewi, termasuk Heru, yang diduga menjadi bandar narkoba.  ”Dian sama Heru belum kita temukan,” ujarnya

Terkait kondisi kesehatan David Nugroho dan Junior Ronald Nugroho di RS Bhayangkara dan RS Roemani Muhammadiyah, Abiyoso mengatakan kesehatan bapak dan anak tersebut sudah semakin baik. Bahkan dalam waktu dekat, David akan dibawa ke Mapolrestabes Semarang guna pemeriksaan kasus bunuh diri yang menewaskan putri sulungnya, Aura Safwa Nugroho, 7.

”Akan dijemput penyidik untuk dimintai keterangan. Kondisi David dan Junior sudah sehat. Kalau pihak Roemani mengizinkan, Junior akan dibawa pulang, kita serahkan ke neneknya,” katanya.

Saat Jawa Pos Radar Semarang mendatangi rumah David di Jomblang Perbalan RT 02 RW 07, Kelurahan Candi, terlihat pintunya tertutup. Menurut keterangan tetangganya, Junior sudah pulang dari RS Roemani Muhammadiyah sejak Kamis (10/11) lalu. Di rumah, Junior dirawat neneknya, Fatmaya.

”Sepertinya sudah pulang (Junior). Di rumah sama orang tua David sejak kemarin sore (Kamis sore). Kalau David masih di rumah sakit,” kata BR, tetangga David.

BR mengatakan, Junior sudah dalam kondisi sehat. Ia mengaku ikut bersedih saat bocah 3 tahun itu menanyakan kakak perempuannya yang sudah meninggal. ”Menanyakan mbaknya. Mbak di mana ti? (panggilan nenek Fatmaya, Red). Sebab, kalau bermain kan seringnya sama mbaknya, Aura. Kalau melihat, saya jadi ikut sedih,” ujarnya.

BR mengakui, sejak kejadian tragis lalu, Dian Kumala Dewi, istri David, belum pernah terlihat. ”Saya belum pernah melihat. Kalau dengar-dengar kan dia (Dian) pergi bersama laki-laki lain. Namanya Heru, masih dicari,” pungkasnya. (mha/aro/ce1)