Bisnis Katering Makanan Sehat

285
DOKUMEN PRIBADI

SEJAK masih kuliah, Luthfiah Umi, yang hobi memasak membuka bisnis katering makanan sehat. Gadis yang akrab dipanggil Upi ini menekuni usaha kuliner tanpa disengaja. Kebetulan sebagai mahasiswi perantau, untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, ia terbiasa memasak ketimbang jajan. Dari sekadar memenuhi kebutuhan makan, Upi mulai mencari cara agar tidak bosan memasak makanan sendiri. Berbagai resep makanan pun mulai ia coba di dapur kos-kosan.

”Mulai dari resep khas nusantara hingga resep makanan Barat maupun Timur saya kulik dan praktikkan. Oh iya makanan yang saya masak adalah menu makanan sehat,” ucap dara kelahiran Salatiga, 23 November 1991 ini.

Ternyata menu kulinernya disukai teman-temannya. Maka bisnis katering kecil-kecilan pun ia rintis. Tidak hanya ahli dalam memasak, sarjana Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip) ini juga pernah menjadi pendaki gunung semasa aktif dalam organisasi pencinta alam Wapeala Undip. Bahkan ia memiliki International certificate Kilimanjaro Mountain’s climber, Tanzania, yang menandakan bahwa ia telah sukses mencapai puncak salah satu gunung tertinggi di dunia itu.

Upi juga memiliki International certificate one star Scuba Diver ISSA-CMAS, atau yang lebih dikenal dengan sertifikat A1 yang digunakan sebagai lisensi untuk melakukan penyelaman di laut lepas. Dari hobinya berkegiatan di alam, terlebih lagi ia pernah menjadi seorang atlet, membuat Upi terbiasa mengonsumsi makanan sehat.

”Pengalaman menjadi atlet pendaki gunung tahun 2012 membuat saya paham bahwa aktivitas makan bukan sekadar makan saja. Saat itu, saya mempelajari cara menghitung kebutuhan nutrisi dan makanan yang baik untuk tubuh. Saat saya disiplin menjalankan program dan diet atlet, saya merasa badan saya lebih segar dan bertenaga. Sejak saat itulah akhirnya tertanam dalam mindset saya bahwa saya adalah apa yang saya makan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang. (mg25/aro/ce1)