Formis Desak Ahok Diadili

348
KUTUK PENISTA AGAMA: Ribuan umat muslim Semarang dan sekitarnya saat menggelar aksi damai di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (4/11) siang kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUTUK PENISTA AGAMA: Ribuan umat muslim Semarang dan sekitarnya saat menggelar aksi damai di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (4/11) siang kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sedikitnya 1.500 warga yang mengatasnamakan diri Forum Muslim Semarang (Formis) dan Jawa Tengah menggelar aksi damai di depan Mapolda Jateng Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (4/11) siang. Mereka menuntut agar Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, yang dinilai telah menistakan agama segera diproses hukum.

Massa yang berdemo berasal dari Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) Kota Semarang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang, Pelajar Islam Indonesia (PII) Jawa Tengah, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Semarang, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Lembaga Dakwah Kampus (LDK), dan Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Kota Semarang.

Sebelumnya, massa menunaikan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Simpang Lima. Selanjutnya mereka melakukan long march dari Masjid Raya Baiturrahman menuju Jalan Pahlawan melewati bundaran Simpang Lima. Massa sempat protes ketika tidak diperbolehkan menyampaikan aspirasinya di depan Mapolda Jateng. Namun setelah melakukan negosiasi, akhirnya mereka diizinkan dengan jaminan melakukan unjuk rasa secara tertib selama 10 menit.

Dalam aksi damai tersebut, massa membentangkan spanduk dan poster yang bertuliskan, Aksi Damai Dukung Fatwa MUI, Adili Penista Agama, Penjarakan Ahok!!! Stop Diskriminasi Hukum!!! Selain itu juga poster-poster yang di dalamnya tertulis Usut Ahok setuntas tuntasnya, Jokowi Tidak Bersikap Berarti Terlibat Dalam Konspirasi Ahok, Tentukan Sikap!!! Pro Ahok Kami Libas. Tak sedikit peserta aksi unjuk rasa mengajak anak-anak dan balita.

Suryadi dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), yang juga sebagai orator dalam aksi unjuk rasa ini meminta agar penegak hukum, khususnya Polri, segera memproses Ahok secara hukum.

”Kami minta dalam waktu yang sesingkat-singkatnya memproses secara hukum, secara konkret terhadap saudara Ahok. Kami minta agar Ahok dihadapkan dalam mahkamah peradilan di negeri ini,” desaknya.

Ia menilai, apa yang dilakukan Ahok telah menyimpang dari amanah undang-undang. Pernyataan Ahok dinilai telah menyinggung salah satu keyakinan di negeri yang plural ini, yaitu umat Islam.