Rumah Subsidi di Daerah Tersendat

961

SEMARANG – Pembangunan rumah subsidi di seputar kawasan pantai utara (Pantura) masih belum tergarap maksimal. Salah satunya disebabkan oleh masih minimnya pengembang yang fokus di kawasan tersebut.

Wakil Ketua DPD REI Jateng Bidang RSH dan Rusuna, Andi Kurniawan mengatakan, pembangunan rumah subsidi saat ini terbanyak masih di seputar kota-kota besar. Di antaranya seputar Semarang, Purwokerto dan Solo.“Kalau seputar kota-kota tersebut pembangunan rumah subsidinya sudah cukup banyak. Nah, yang perlu kita support adalah daerah,” ujarnya, kemarin.

Ia mengakui, jumlah pengembangan perumahan subsidi di kawasan tersebut tidak banyak. Meskipun ada beberapa, namun tidak merata. Sebagian besar terkonsentrasi di Pekalongan, Batang dan kota-kota besar. Sehingga tidak semua kabupaten/kota bisa tersentuh.

Hal ini menjadi evaluasi bagi para pengembang yang tergabung dalam REI. Tahun depan telah direncanakan agar tiap kabupaten/kota di kawasan tersebut bisa tersentuh program pembangunan rumah subsidi.

Ia menambahkan, para pengembang di kawasan ini diharapkan dapat ikut dalam program pembangunan rumah subsidi, karena potensinya cukup besar. Masih banyak instansi maupun pabrik dengan karyawan yang membutuhkan rumah. “Seperti perumahan untuk PNS, anggota TNI/Polri atau juga buruh-buruh pabrik. Tinggal nanti kita upayakan kerjasama dengan instansi-instansi tersebut,” ungkapnya.

Terkait kerjasama tersebut, pihaknya berharap ada mediator dari pemerintah kabupaten/kota yang menghubungkan antara pengembangan dengan instansi yang bersangkutan.

“Pada dasarnya kalau pasar jelas ada dan masih bagus, karena masih banyak yang belum punya rumah. Hanya saja kami juga butuh akses untuk menjangkau para calon pembeli tersebut,” kata Andi. (dna/smu)