MERAKIT: Agus Hariyanto, warga Plamongan Indah Penggaron, saat sedang merakit mesin pengering yang bisa mengeringkan baju sekitar 45 menit saja. (M. HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MERAKIT: Agus Hariyanto, warga Plamongan Indah Penggaron, saat sedang merakit mesin pengering yang bisa mengeringkan baju sekitar 45 menit saja. (M. HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Seorang pengusaha jasa binatu laundry menciptakan alat pengering pakaian yang hemat energi. Sumber panas yang diciptakan dari sebuah gas elpiji 3 kg mampu mengeringkan pakaian hanya 45 menit. Seperti apa?



M. HARIYANTO

BERAWAL dari penumpukan pakaian pelanggan yang tidak kering lantaran musim penghujan tidak ada sinar matahari, membuat Agus Hariyanto, warga Plamongan Indah Penggaron, memutar otak melakukan inovasi alat. Yakni mencari cara mengatasi permasalahan agar bisa memuaskan pelanggannya yang minta waktu pakaian cepat kering dan bisa diambil.

”Tadinya saya datang ke toko elektronik melihat alat pengering. Ada alatnya dengan kapasitas 1.200 sampai 2.000 watt. Tetapi bagi kami, usaha jasa laundry dengan jumlah kapasitas itu tidak bisa menutup biaya operasional kami. Makanya, kami berusaha menciptakan alat sendiri. Ini saya namakan magic laundry,” ungkap Agus kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Menurut Agus, alat pengering yang diciptakan sangat menghemat waktu lantaran bisa mengeringkan pakaian dalam hitungan menit saja. Bahkan, pakaian yang dimasukkan ke dalam alat ini, diklaim bisa sampai 100 persen kering hanya dalam waktu tidak sampai 1 jam.

”Hanya 45 menit untuk jumlah pakaian 10 kg, sudah kering. Padahal kalau memakai sinar matahari bisa lebih dari 1 jam. Apalagi kalau musim hujan tidak ada sinar matahari, bisa sampai 1 hari baru kering,” ujarnya.

Sedangkan peralatan yang digunakan untuk menciptakan alat ini menggunakan bahan yang cukup sederhana. Seperti halnya kerangka aluminum, kayu tripleks, anyaman kawat serta dinamo kipas untuk mengembuskan hawa panas ke dalam ruang alat tersebut.

Setelah semuanya terangkai, alat tersebut sangat simpel berbentuk mirip almari, kotak persegi panjang dengan ukuran panjang tinggi kurang lebih 150 sentimeter dan lebar 100 sentimeter. Sedangkan sumber panas yang dipakai yakni menggunakan tabung gas elpiji yang dihubungkan dengan kompor gas paling bawah di dalam lemari pengering.

”Setelah itu, pakaian dimasukkan, pintu ditutup, suhu diatur, baru alat ini mulai bekerja. Sumber panasnya dari gas elpiji 3 kg. Alat ini hanya membutuhkan energi listrik 85 watt saja,” katanya.