KWT Gerakkan Warga Konsumsi Makanan Organik

Menabung di Kantong SMS, Jamin Pendidikan Anak

344
HIDUP SEHAT: Chayanah, penasihat Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Plalangan Gunungpati saat memetik cabai sambil membawa kantong SMS. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HIDUP SEHAT: Chayanah, penasihat Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Plalangan Gunungpati saat memetik cabai sambil membawa kantong SMS. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Selain untuk menjaga kesehatan warga, gerakan yang dilakukan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mulya Sejahtera Desa Plalangan Gunungpati juga bermanfaat untuk menjamin pendidikan anak desa setempat. Seperti apa?

SIGIT ANDRIANTO

BERAWAL dari keinginan untuk membuat warga kampung menjadi lebih sehat, para ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Mulya Sejahtera mendapatkan banyak manfaat dari gerakan yang mereka lakukan. Selain menjadi lebih sehat, juga bisa mendapatkan uang setiap tahunnya. Uang tersebut bisa digunakan untuk menjamin pendidikan anak-anaknya.

Para ibu ini, dalam gerakannya, mengajak warga menanam sayuran sendiri sebagai upaya pemanfaatan pekarangan rumah masing-masing. Selain sayuran, pemanfaatan pekarangan juga dilakukan dengan menanam tanaman obat herbal. Tujuannya, selain membiasakan warga mengonsumsi sayuran organik, juga untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Warga pun bisa mengambil tanaman obat yang ada di pekarangan rumahnya.

Tidak hanya manfaat kesehatan yang diperoleh dari gerakan tersebut. Dengan sistem kantong SMS (Sayur Mayur Sehat) yang diterapkan, para warga bisa mendapatkan uang. Mereka diajak menabung untuk biaya pendidikan anak-anaknya.

”Jadi setiap memetik sayuran yang ditanam, masing-masing warga dapat menentukan harga sendiri. Kemudian uangnya dimasukkan ke kantong SMS masing-masing. Seperti membeli sayuran, tapi yang dibeli sayuran miliknya sendiri,” ujar Sri Mulyani, ketua KWT Mulya Sejahtera kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dibutuhkan kejujuran untuk melaksanakan sistem ini. Tapi dengan tujuan pendidikan yang ingin dicapai, para ibu selalu konsisten mendapatkan hasil menabungnya yang dibuka setiap 5 Juli, tepat saat hari ulang tahun KWT Mulya Sejahtera.

”Tabungannya hanya diperbolehkan untuk diambil ketika tanggal 5 Juli. Sehingga tidak habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perlu kejujuran serta komitmen warga untuk bisa melaksanakan sistem ini dengan baik,” imbuh wanita yang akrab disapa Yani ini.