Aksi Heroik Kanit Intel Polsek Boja, Perampokan Rp 278 juta Berhasil Digagalkan

835
BEKUK PENCURI: Kanit Intel Polsek Boja, Aiptu Nur Efendi mengangkap pelaku perampasan Majid Wijaya dan mengamankan uang Rp 278 juta dalam perampokan di Boja, kemarin. (HUMAS POLRES FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEKUK PENCURI: Kanit Intel Polsek Boja, Aiptu Nur Efendi mengangkap pelaku perampasan Majid Wijaya dan mengamankan uang Rp 278 juta dalam perampokan di Boja, kemarin. (HUMAS POLRES FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Aksi heroik seorang polisi ditunjukkan oleh Kanit Intel Polsek Boja, Aiptu Nur Efendi yang berhasi menggagalkan perampokann yang dilakukan oleh empat orang tak dikenal. Ia berhasil menangkap satu orang pelaku dan mengamankan barang bukti uang sebanyak Rp 278 juta.

Kejadian bermula ketika Efendi tengah melakukan patroli jelang salat Jumat. Kebetulan saat melintas di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yakni di depan Puskesmas Boja ada keributan. “Saya melihat ada orang tarik-tarikan tas, lalu saya mendekat dan para pelaku kabur dengan tas tersebut,” katanya, Jumat (21/10).

Melihat para pelaku kabur dan korban minta tolong, ia pun bergegas mengejar para pelaku. Pelaku yang membawa tas kemudian dia tendang dari belakang hingga jatuh tersungkur. Sedangkan tiga pelaku lainnya melarikan diri. “Lalu saya amankan satu pelaku berikut tas dan isinya saya bawa ke kantor Polsek Boja,” tuturnya.

Pelaku yang berhasil di amankan yakni Majid Wijaya desa Sida Kersa  RT 01 RW 02 Kecamatan Kayu Agung, Sumatera Selatan. Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolsek setempat.

Sementara korbanya ada dua orang yakni, Budiyono, 48, dan sopirnya Budi Santoso, 41 warga Desa Getas RT 1 RW 7 Kecamatan Singorjo. Budiyono menuturkan, kronologi kejadian terjadi sekira pukul 09:00.  Saat itu ia bersama sopirnya mengambil uang (Dana Desa) di bank BPD boja sebesar Rp 278. 000.000.

Setelah mengambil uang di bank tersebut, ia bermaksud keluar untuk pulang dengan menaiki mobil bernopol H 8438 PY.  Sampai di rumah makan Padang Bebengan berhenti untuk sarapan pagi.“Selesai makan rencana mau pulang. Tapi mobil baru melaju sekitar 20 meter ban belakang sebelah kiri kempes. Kemudian kami menepi di depan Puskesmas Boja. Rupanya oleh para pelaku ban ini sengaja dikempesin,” tuturnya.

Pada saat sopir turun akan mengganti ban tiba tiba pelaku membuka pintu depan dan mengambil tas yang berisi uang . Namun pada saat mengambil tas tersebut, terjadi tarik menarik antara korban dengan para pelaku. Akhirnya pelaku berhasil membawa kabur yang berisikan uang Rp 278 juta.“Pada saat pelaku akan melarikan diri itulah, polisi datang melintas dan langsung menendang pelaku hingga jatuh,” tambahnya.

Kapolres Kendal, AKBPD Maulana Hamdan mengaku salut dengan tindakan yang dilakukan oleh Kanit Intel Polsek Boja, Aiptu Nur Efendi. “Saya selaku pimpinan sangat mengapresiasi atas kinerja kanit intel yang cepat, tanggap dan berani. Yakni melumpuhkan pelaku tanpa menggunakan senjata api (senpi),” tandasnya.

Bahkan Aiptu Nur Efendi juga melindungi pelaku dari amukan massa. Sedangkan terhadap tiga pelaku yang kabut, pihaknya akan melakukan pengejaran.  “Terhadap pelaku kami jerat dengan pasal 365 KUHP Yakni pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara,” imbuhnya. (bud/zal)