Dirut Jawa Pos Radar dan Jawa Pos Koran, Azrul Ananda mengucapkan selamat kepada Jawa Pos Radar Semarang yang meraih tiga penghargaan sekaligus dalam kompetisi quality product ini. Dia berharap setiap redaksi tidak berhenti berinovasi menghasilkan produk koran dan karya jurnalistik yang disukai pembaca.

”Kalau pemimpin redaksi hanya stagnan, tidak mau berinovasi, tidak melahirkan rubrik-rubrik baru, mungkin saatnya mencari pemimpin redaksi yang baru,” katanya.

Azrul juga menekankan agar redaksi selalu meningkatkan kinerja yang mampu menunjukkan perkembangan. Terutama pada bagian redaksi di seluruh Radar, yang merupakan ujung tombak sebuah media. Jawa Pos Radar sebagai koran yang memiliki jaringan terluas di seluruh Indonesia harus selalu menyajikan bacaan yang memberikan kesan bagi para pembacanya.

”Selain itu, harus tetap sebagai koran readership. Koran tidak bisa berdiri sendiri, jika hanya mengandalkan redaksi. Namun harus ditunjang dengan pemasaran dan iklan. Untuk itu, harus memiliki strategi yang bagus untuk mencapai itu,” paparnya.

Sementara itu, Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto mengatakan, tulisan terbaik yang terpilih berjudul Nasib Mantan Atlet, Dulu Juara Sekarang Merana. Sedangkan infografis terbaik berjudul Petaka Rombongan Takziah karya Juju Rihasworo.

”Untuk kategori overall design newspaper edisi kecelakaan yang menewaskan Ketua Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jateng. Kebetulan Jawa Pos Radar Semarang memberitakan secara lengkap dengan desain halaman yang atraktif,” ujarnya.

Tiga penghargaan itu langsung disambut suka cita Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Abdul Aziz dan General Manager, Adi Riyadi. Aziz berharap prestasi tersebut bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan. ”Mudah-mudahan di akhir tahun nanti, Jawa Pos Radar Semarang bisa terpilih yang terbaik,” harapnya. (aro/ida/ce1)