Radar Semarang Borong 3 Penghargaan

312
PENGHARGAAN: Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto menerima penghargaan dari Dirut Jawa Pos Radar dan Jawa Pos Koran, Azrul Ananda di sela rapat evaluasi triwulan III yang digelar di Hotel Ayodya Resort Nusa Dua Bali, Kamis (20/10) kemarin. (MIFTAH/JAWA POS RADAR BALI)
PENGHARGAAN: Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto menerima penghargaan dari Dirut Jawa Pos Radar dan Jawa Pos Koran, Azrul Ananda di sela rapat evaluasi triwulan III yang digelar di Hotel Ayodya Resort Nusa Dua Bali, Kamis (20/10) kemarin. (MIFTAH/JAWA POS RADAR BALI)
PENGHARGAAN: Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto menerima penghargaan dari Dirut Jawa Pos Radar dan Jawa Pos Koran, Azrul Ananda di sela rapat evaluasi triwulan III yang digelar di Hotel Ayodya Resort Nusa Dua Bali, Kamis (20/10) kemarin. (MIFTAH/JAWA POS RADAR BALI)
PENGHARGAAN: Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto menerima penghargaan dari Dirut Jawa Pos Radar dan Jawa Pos Koran, Azrul Ananda di sela rapat evaluasi triwulan III yang digelar di Hotel Ayodya Resort Nusa Dua Bali, Kamis (20/10) kemarin. (MIFTAH/JAWA POS RADAR BALI)
BALI – Jawa Pos Radar Semarang memborong tiga penghargaan kompetisi quality product yang digelar Jawa Pos Group (JPG) dan Jawa Pos Radar (JPR). Tiga penghargaan itu meliputi koran terbaik kategori infografis, koran terbaik kategori tulisan dan koran terbaik kategori overall design newspaper.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Jawa Pos Radar dan Jawa Pos Koran, Azrul Ananda kepada Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto di sela rapat evaluasi triwulan III yang digelar di Hotel Ayodya Resort Nusa Dua Bali, Kamis (20/10) kemarin.

Menurut Direktur Jawa Pos Radar, Leak Kustiya, kompetisi quality product kali ini diikuti seluruh media cetak Jawa Pos Group se-Indonesia. ”Ada ratusan koran harian dan tabloid yang mengikuti kompetisi yang kami gelar setiap tiga bulan sekali. Puncaknya nanti, di akhir tahun akan kami pilih yang paling baik,” katanya.

Dikatakan Leak, ada sejumlah kategori yang dikompetisikan. Yakni, kategori tulisan, foto, infografis, overall design newspaper dan halaman depan terbaik. ”Kompetisi ini digelar untuk memacu tim redaksi dalam menghasilkan produk berita dan koran terbaik. Apalagi saat ini persaingan antarmedia semakin ketat,” ujarnya.

Leak Kustiya menambahkan setiap wartawan Jawa Pos Group tidak sekadar menjadi wartawan yang layak. Namun Sumber Daya Manusia (SDM) dari segi wartawan harus sangat diseleksi ketat agar mampu menyajikan tulisan-tulisan yang membuat puas para pembacanya. Untuk itu Leak meminta agar setiap wartawan terus belajar mengerti dan memahami makna bahasa untuk bekal membuat tuliasan yang tajam.

”Kami tidak bisa hanya sekadar layak, jadi harus menjadi koran yang paling hebat karena Jawa Pos merupakan pemain nasional paling lama memiliki jaringan terbesar,” pungkasnya.