Siti Aisyah (Michael Aryatama/Jawa Pos Radar Semarang)
Siti Aisyah (Michael Aryatama/Jawa Pos Radar Semarang)

BAGI Siti Aisyah, permainan bola basket sudah menjadi hobinya sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Bahkan, dara kelahiran Surabaya, 6 Oktober 1997 yang akrab dipanggil Icha ini, terbilang tahan banting, meski olahraga tersebut rawan mengalami banyak benturan. Itu semua terbayar dengan beragam prestasi yang diraihnya.

Diakuinya, hobinya tersebut berawal dari dirinya yang menemani sang ayah melatih bola basket. Tak hanya itu, Icha juga kerap diajak menonton pertandingan, hingga akhirnya tertarik untuk ikut berlatih. Dari kecintaannya pada olahraga basket, ia pun fokus untuk terus berlatih.

Terbukti, sejak SMP dia sudah mengukir banyak prestasi, mulai dari mewakili Kota Jember di Pekan Olah Raga Pelaja Daerah (Popda) Jawa Timur hingga berlanjut mewakili Provinsi Jawa Timur di Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (POPNAS).

Tidak berhenti di situ, Icha yang kemudian melanjutkan studinya di SMA Karang Turi Semarang, langsung bergabung dalam tim basket SMA Karangturi. ”Paling bangga ketika bisa menjuarai Wali Kota Cup Semarang 2015 sekaligus menjadi pemain terbaik di ajang itu,” tutur putri pasangan Sya’roni dan Setiowati ini.

Prestasi yang ia dapatkan tentu tidak datang tanpa pengorbanan. Menjadi juara buat dirinya membutuhkan pengorbanan dan latihan yang keras. Hal ini juga mengantar dirinya bisa menempuh studi di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. ”Kuncinya jangan menyerah dan tetap fokus sama apa yang kita ingin raih,” tutup Icha kepada Jawa Pos Radar Semarang. (mg22/ida/ce1)